BREAKING NEWS

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Friday, November 27, 2015

Bill Gates, Mengintip Keseharian Orang Terkaya Di Dunia


Foto: Bill Gates / Ist.


Mungkin mengherankan, kehidupan pribadi Bill Gates ternyata sedikit berbeda dari kebanyakan kaum miliarder atau para bintang film terkenal. Bila Anda kesampingkan rekening bank Bill Gates atau mainan eksotisnya, percaya atau tidak, pendiri Microsoft ini menghabiskan uang dan waktunya menyerupai hampir kebanyakan orang.

Bill Gates populer dengan etos kerjanya. Walaupun namanya telah identik dengan raksasa komputer dunia, tapi hal itu layak disebut alasannya yakni ia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja. Bill mendirikan Microsoft dengan Paul Allen pada tahun 1975, dan dongeng selanjutnya yakni sejarah.

Bill tetap terlibat dengan operasi bisnis Microsoft hingga hari ini. Perannya sebagai pemimpin formal (chairman) perusahaan berakhir pada 2014, dan ia kini menjabat sebagai Kepala Penasihat Teknologi Microsoft. Sejak mengubah peran, Bill memusatkan sebagian besar waktunya pada upaya filantropis (baca: peduli terhadap sesama) dan keluarganya.

Dari fakta-fakta yang kita ketahui perihal gaya hidupnya, Bill sepertinya masih menjadi seorang anak yang unik, yang memperlihatkan kemampuannya untuk melompati kursi, atau mengatur jadwal sekolah supaya ia berada di kelas yang dipenuhi gadis-gadis cantik.

Menurut penuturan Bill sendiri, penghamburan uang (splurge) yang pernah dilakukannya hanyalah untuk membeli sebuah mansion di tepi Lake Washington yang ia sebut Xanadu 2.0 dan sebuah pesawat jet pribadi. Ia juga mempunyai pulau pribadi terbesar di Belize, yang masih dianggap menghamburkan uang, bahkan untuk seorang miliarder.

Xanadu 2.0 yakni nama sebuah villa seluas 66.000 kaki persegi di negara bab Washington senilai lebih dari USD145 juta (pada tahun 2009). Seperti yang dibayangkan, rumah dari taipan komputer itu terperinci 'sedikit' berbeda dari rumah kaum borjuis yang lain.

Foto: Kediaman Bill Gates, Xanadu 2.0 di tepi Lake Washington
Rumah itu sendiri terdiri dari beberapa bangunan yang saling terhubung, yang dikelola secara elektronis melalui server sentra dan ratusan mikro-komputer. Para tamu dan penghuni mengendalikan segala sesuatu, dari pencahayaan hingga temperatur ruangan melalui pin kecil yang mereka kenakan. Dan pengaturan khusus ini akan selalu mengikuti pengguna ketika mereka bergerak di dalam rumah.

Bill benar-benar membuat sebuah 'smart-house' dengan memperlihatkan perhatian pada detail terkecil. Bila penghuni mendengarkan musik, mereka akan menemukan bahwa speaker-nya tersembunyi di balik dinding dan akan memperdengarkan lagu-lagu yang mereka sukai kemana pun ia bergerak di dalam rumah.

Dengan kekayaan higienis lebih dari USD79,2 miliar, ketika Bill Gates menyampaikan perihal menghamburkan uang, ia benar-benar bermaksud mengatakannya. Jet pribadinya, sebuah Bombadier BD-700 Global Express yakni model dengan kelas yang jauh di atas Cessna kecil atau Gulfstream, yang umum digunakan dalam dunia penerbangan pribadi atau biasa digunakan pengacara kondang dan selebritas yang gres naik daun.

Dengan harga sekitar USD40 juta, Bombadier bisa terbang non-stop selama 4200 mil, dan mencapai kecepatan tertinggi Mach 1. Bill memang membutuhkannya lebih dari sekadar kemewahan untuk dipamerkan, mengingat perjalanannya yang cukup sering ke Afrika sebagai bab dari tugasnya untuk Bill and Melinda Gates Foundation dan untuk liburan keluarga.

Foto: Jet pribadi Bill Gates Bombadier BD-700 Global Express 

Selain menghabiskan sejumlah besar uang pada Xanadu 2.0 dan pulau di Belize, Bill juga mempunyai koleksi kendaraan beroda empat mewah. Bila berbicara perihal mobil, Bill terperinci penggemar Porsche. Dia terlihat mengemudikan Porsche Carerra 911, dan mempunyai beberapa model langka menyerupai 959 Coupe (1988) dan 930 Turbo. 959 Coupe ini amat langka, dengan hanya 337 unit yang pernah diproduksi. Rumor menyampaikan bahwa Bill dan rekannya di Microsoft Paul Allen, yang besar lengan berkuasa dalam mendapat persetujuan Kongres untuk meloloskan undang-undang yang memperbolehkan Porsche 959 Coupe sanggup melesat di jalanan AS.

Antara jet pribadinya, armada Porsche langka, dan liburan senilai USD5 juta dengan yacht pada tahun 2014, terperinci bahwa Bill tak keberatan membayar sejumlah besar uang dalam hal perjalanan dan transportasi. Sebagai bab dari pekerjaannya sebagai seorang filantropis, Bill mempunyai alasan yang masuk akal untuk berkeliling dunia, tapi ia tidak berlebihan dalam memanjakan istri dan belum dewasa dengan perjalanan ke Roma, Belize, Kroasia, Antartika, atau ke tempat-tempat eksotis lainnya.

Bill telah usang mengidentifikasi dirinya sebagai pembaca buku cetak ketimbang membaca dalam format pdf atau e-book. Dan Xanadu 2.0 mempunyai perpustakaan pribadi dengan beberapa item yang akan membuat sebagian besar pustakawan dunia meneteskan air liur. Pada tahun 1994, Bill membeli Codex Leicester, sebuah koleksi tulisan-tulisan orisinil Leonardo Da Vinci, yang ia menangkan di sebuah lelang dengan membayar USD30,8 juta. Koleksi pribadinya juga termasuk tulisan-tulisan dari Abraham Lincoln dan para pemikir paling besar lengan berkuasa lainnya.

Setiap diskusi perihal di mana Bill menghabiskan uangnya tidak lengkap tanpa berbicara perihal Bill and Melinda Gates Foundation, yang bernilai lebih dari USD27 milyar. Dalam sebuah thread Ask Me Anything di reddit.com pada Januari 2014, Bill menjelaskan bahwa ia merasa penting untuk fokus pada masalah-masalah tertentu dengan kegiatan sosialnya. Untuk yayasan Bill and Melinda Gates Foundation, fokus global-nya yakni pada kesenjangan kesehatan, sementara untuk domestik (AS) fokus pada ketidaksetaraan pendidikan.


Usaha yang dilakukan oleh yayasan Bill Gates ini yakni bukti terbaik, bahwa bahkan hingga kini ia masih mempunyai keberanian yang sama untuk bermimpi besar menyerupai ketika ia memulai Microsoft untuk pertama kali.

Bill Gates dan yayasannya telah berkomitmen secara terbuka untuk menghapuskan penyakit Polio dari muka bumi...(biarkanlah kalimat itu terngiang di indera pendengaran Anda untuk beberapa saat). Sementara, tujuan-tujuannya yang lain yang 'kurang ambisius' tapi punya efek yang besar mencakup penelitian, pendistribusian vaksin baru, revolusi kondom, metode pengendalian kelahiran, dan menyediakan kanal ke sumber-sumber air bersih. Yayasan ini tentu saja dibiayai oleh donasi Bill dan Melinda Gates, dan teman erat mereka Warren Buffet.

Seperti Bill, Buffet juga termasuk di antara orang terkaya di dunia yang aneh. Buffet tinggal di rumah sederhana seluas 6.000 kaki persegi di Omaha, dan hingga tahun 2007 ia masih mengemudikan sendiri Lincoln Town 2001-nya. Dalam banyak hal, Buffet menyerupai dengan Bill Gates. Keduanya bertemu untuk pertama kalinya pada 1995, dalam sebuah pertemuan yang berdasarkan mereka berdua berlangsung singkat dan membosankan.

Buffet ingat, ia meminta saran dari mantan penulis Washington Post Meg Greenfield, yang juga menghadiri pertemuan itu, perihal berapa usang ia harus tetap sopan di depan Bill Gates. Secara mengejutkan, keduanya menjadi dekat. Cukup erat untuk Buffet berjanji menyumbangkan USD4 miliar kepada Bill and Melinda Gates Foundation dalam satu dekade terakhir.


Sampai hari ini, Bill tetap menjadi seorang pemimpi dan eksentrik. Mungkin satu-satunya hal yang ia harapkan yakni 'jangan mati' dan berdasarkan Bill sendiri, penyesalannya yang terbesar sejauh ini yakni tidak menguasai bahasa lain.

Sementara Bill menganggap dirinya ada di antara mereka yang berharap dunia akan menjadi kawasan yang lebih baik dan nyaman untuk ditinggali, ia merasa bahwa, "amat egosentris bagi orang-orang kaya untuk mengeluarkan uang berapa pun jumlahnya supaya mereka sanggup hidup lebih usang sementara Malaria dan TBC terus mewabah di seluruh dunia."

Di luar pekerjaannya di Microsoft atau kesibukan dengan yayasannya, Bill lebih suka menghabiskan waktunya bermain tenis, membaca, dan tur 'di lokasi menarik' dengan anak-anaknya ... menyerupai ke kawasan pembuangan sampah, pembangkit listrik, silo rudal (tempat penampungan sisa-sisa rudal), dan situs ilmiah menyerupai Large Hadron Collider.

Sementara berkeliling kawasan pembuangan sampah eksotis mungkin tidak berada di peringkat tertinggi dalam daftar akomodasi yang Anda harapkan untuk menjadi anak salah satu orang terkaya di dunia, ternyata akomodasi yang diberikan Bill Gates untuk anak-anaknya cukup terbatas.

Foto: Anak-anak Bill Gates, perhatikan laptop yang mereka gunakan (Apple) bukan komputer sang ayah (Microsoft)

Bill dan Melinda telah menyatakan dengan terperinci bahwa mereka oke dengan filosofi warisan Buffet, yaitu sebagian besar kekayaan mereka akan dihibahkan untuk kegiatan amal sosial, bukan kepada belum dewasa mereka.

Bill dan istrinya telah berikrar dalam Giving Pledge pada 2010, bersama Warren Buffet, bahwa mereka telah berjanji untuk paling tidak menyumbangkan setengah dari kekayaan mereka untuk amal. Sejauh ini, 81 milyarder telah menandatangani kesepakatan tersebut.

Orang mungkin bertanya-tanya berapa banyak warisan yang akan diterima belum dewasa Bill Gates nantinya. Berbeda dengan Paris Hilton, belum dewasa Bill Gates hanya akan memiliki, "kebebasan untuk melaksanakan apapun, tetapi tidak dihujani uang yang membuat mereka bisa pergi ke manapun dan tidak melaksanakan apa-apa."

Baiklah, mungkin belum dewasa Bill Gates tidak menjadi seorang miliarder alasannya yakni warisannya, tapi setidaknya mereka akan mempunyai gadget terbaik di dunia mengingat ayah mereka yakni salah satu bapak komputer dunia bukan? Ternyata tidak.

Dalam sebuah wawancara tahun 2013, Bill Gates menguraikan perihal tugasnya sebagai orangtua dan kehidupan sehari-hari keluarganya. Anak-anak Bill mendapat pendidikan menyerupai belum dewasa pada umumnya. Mereka melaksanakan pekerjaan rumah tangga dan mendapat pemberian sederhana, menghadiri gereja pada hari Minggu, melaksanakan perjalanan dengan orang bau tanah mereka, dan mereka harus menunggu hingga berumur 13 tahun sebelum sanggup mempunyai ponsel.

Walau diprotes oleh anak mereka yang paling kecil (Phoebe), Bill dan Melinda telah memutuskan bahwa 13 tahun yakni "usia yang tepat" untuk mempunyai sebuah ponsel, usia yang sama ketika Bill Gates pertama kali berguru membuat jadwal dengan BASIC.

Bill Gates menjalani hidup yang kadang kala bisa sangat mewah, dan ia punya beberapa 'mainan serius' yang untuk sebagian besar orang hanyalah mimpi, tapi ia menghabiskan sebagian besar uangnya untuk orang lain. Entah itu melalui kegiatan amal atau mendanai yayasannya. Sebagian besar pengeluaran Bill yakni untuk orang lain. Bill Gates mungkin lebih kaya dari populasi penduduk di beberapa negara, tapi ia masih menikmati kesenangan sederhana menyerupai orang pada umumnya.

Dan menyerupai petuah bijak orang bau tanah dahulu yang menganjurkan orang untuk banyak berzakat dan jangan takut miskin karenanya, ternyata benar terjadi pada Bill Gates. Setelah mengeluarkan miliaran dollar untuk kegiatan sosial, ia ternyata tidak jatuh miskin. Bahkan berdasarkan Forbes The World's Billionaires 2015 ranking (Real Time), Bill Gates masih menduduki peringkat satu orang terkaya di dunia.

Foto: Bill Gates dan istrinya, Melinda Gates


Sumber:
 
Copyright © 2014 All about wedding

Powered by Themes24x7