BREAKING NEWS

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Saturday, December 5, 2015

Cerita Mengerikan Creepypasta Yang Terinspirasi Dari Insiden Nyata

Bagi anda yang suka browsing dan membaca artikel, sudah tidak asing dengan yang namanya creepypasta.Creepypasta berasal dari kata copypasta yang tentu tidak asing. Creepy artinya menakutkan dan pasta artinya rasa, jadi kata creepypasta berarti sesuatu sajian yang menakutkan yang berupa dongeng menakutkan atau video. Namun sebutan ini lebih umum kita ketahui sebagai cerpen horor. Tentu saja dongeng ini dibentuk untuk menarik pembaca yang menyukai kisah seram. Namun taukah anda bahwa beberapa dari dongeng menakutkan dibawah ini ternyata terinspirasi dari kisah konkret yang pernah terjadi di suatu daerah. Berikut dongeng mengerikan creepypasta yang terinspirasi dari tragedi nyata.


Cerita Creepypasta Lavender Town Syndrome

Creepypasta Lavender Town Syndrome via fearandyou.in

Kisah Lavender Town Syndrome yaitu kasus bunuh diri dan penyakit yang terjadi pada anak berusia 7-12 tahun beberapa bulan sehabis Pokemon Red dan Green rilis di Jepang, 27 Februari 1996.Rumor menyampaikan bahwa kasus tersebut hanya terjadi sehabis belum dewasa memainkan gamenya yang sudah mencapai Lavender Town. Musik dalam Lavender Town mempunyai frekuensi yang sangat tinggi, hanya belum dewasa dan remaja yang masih muda sanggup mendengarnya, alasannya yaitu indera pendengaran mereka belum sepenuhnya berkembang. Setidaknya ada dua ratus anak dilaporkan telah bunuh diri dengan cara gantung diri atau terjun dari ketinggian. Sedangkan yang tidak melakukannya, mencicipi sakit kepala yang parah sehabis mendengarkan musik Lavender Town.

Creepypasta ini tampaknya terinspirasi oleh pengumuman tingginya kasus bunuh diri di Jepang yang dikeluarkan pada tahun 1996 bersamaan dengan dikeluarkannya pokemon red dan green. Kisah The Lavender town Syndrome juga terinspirasi dari episode animasi pokemon "denno Senshi Porygon" yang disiarkan pada tahun 1997. Episode pokemon ini disiarkan lebih dari 37 stasiun TV pada selasa malam, memegang rating tertinggi untuk penonton yang mencapai 4,6 juta kk. Pada menit 20 episode ini dimana ada adegan Pikachu yang menghentikan beberapa rudal dengan serangan ThunderBolt-nya menimbulkan ledakan besar berkedip dengan warna merah biru. Teknik anime ini disebut dengan “PAKA PAKA: menciptakan adegan ini berkedip dengan frekuensi sekitar 12 Hz untuk kira-kira hampir 4 detik menutupi layar.

Pada ketika itu, banyak orang yang mengeluhkan penglihatan kabur, sakit kepala, pusing dan mual. Beberapa orang bahkan mengalami kejang, kebutaan, hingga kehilangan kesadaran. Pihak Jepang melaporkan ada total 685 belum dewasa yang menonton, 210 anak laki-laki dan 375 anak wanita dibawa kerumah sakit. Meski banyak korban yang telah dinyatakan sembuh pada perjalanan ke rumah sakit yang ebrjumlah lebih dari 150 orang. Dua orang tetap menjalani perawatan selama lebih dari dua minggu.


Russian Sleep Experiment


Russian Sleep Experiment via skeptoid.com

Creepypasta ini bercerita wacana sebuah eksperimen yang dilakukan gabungan peneliti berpaham Komunis pada 1940-an dengan objek para tahanan perang. Mereka ingin mengetahui dampak yang ditimbulkan apabila insan tidak tidur selama berhari-hari, dengan cara mengurung mereka di dalam sebuah kamar tahanan dengan suplai gas stimulan yang menciptakan mereka tak bisa tertidur. Akibat yang ditimbulkan ternyata luar biasa mengerikan. Para tahanan dikurung di dalam sebuah ruangan tertutup. Dengan seksama, pernapasan mereka dimonitor semoga gas tersebut tidak membunuh mereka, alasannya yaitu dalam konsentrasi tinggi, gas tersebut bersifat beracun. Kamera CCTV belum ditemukan pada ketika itu, sehingga mereka hanya memakai sebuah mikrofon untuk berkomunikasi. Peneliti hanya sanggup melihat mereka melalui sebuah lubang beling setebal 5 inchi yang terhubung dengan ruangan dimana mereka dikurung. Ruangan kurungan itu dilengkap dengan buku-buku, matras untuk tidur, keran air dan toilet, dan cukup makanan kaleng untuk bertahan hidup selama sebulan.

Cerita creepypasta Russian Sleep Experiment ini juga tampaknya terinspirasi dari eksperimen insan unit 731. Unit 731 yaitu suatu unit belakang layar untuk pengembangan senjata biologi yang dimiliki Jepang pada tahun 1937-1945. Unit ini melaksanakan eksperimen pembuatan senjata biologi dengan menginfeksi tawanan perang dengan pes, antraks, kolera, wabah demam berdarah, radang masbodoh (frostbite), dan bahkan penyakit menular seksual. Walaupun sulit untuk mengetahui jumlah korban yang meninggal, diperkirakan sekitar 10.000 tawanan meninggal dunia akhir eksperimen yang dilakukan Jepang ini. Para dokter yang bertugas di Unit 731 melaksanakan perbanyakan basil atau virus patogen pada organ badan insan kemudian menyebarkannya ke warga desa sekitar ketika telah didapatkan jumlah patogen yang mencukupi.Organ badan tersebut didapatkan dari hasil pembedahan badan tawanan. Berbagai pembedahan kepingan badan dilakukan untuk melihat efek dari suatu senjata biologi. Namun, pembedahan dan eksperimen yang dilakukan Jepang berlangsung dengan sadis, diantaranya yaitu transfusi darah hewan ke manusia, pemecahan bola mata, pemotongan anggota badan dan menyambungkannya kembali ke sisi yang berlawanan, hingga percobaan pada bayi dan anak kecil yang mengakibatkan kematian.


The Alice Killings


The Alice Killings via youtube.com

Kisah The Alice Killings masih merupakan salah satu kasus paling asing dan tak terpecahkan dalam kasus pembunuhan berantai di Jepang. Pada tahun 1999-2005,terjadi 4 kasus pembunuhan identik dengan ciri pembunuhan berantai. Cara pembunuhan dari keempat kasus tersebut memang berbeda,tetapi kelima kasus tersebut di temukan “calling card” istilah dari ciri khas si pembunuh. Si pembunuh akan meninggalkan sebuah kartu remi di setiap TKP, di kartu remi tersebut akan tertulis kata “alice” yg diletakan di atas darah korban. Sangat minim petunjuk dalam kasus ini,sehingga polisi kesulitan dan risikonya kasus ini berlalu tak terpecahkan. Korban dari kasus ini ada 5 orang.

Kisah creepypasta ini jikalau di trace tampaknya terinspirasi dari pembunuhan Alfredo Galan Sotillo di Spanyol yang dijuluki dengan "The Playing card Killer." Ia membunuh 6 orang dan melukai tiga dari 4 januari - 18 maret 2003. Dan selalu meninggalkan kartu di badan korbannya. Pada tanggal 3 juli 2003, risikonya Galan menyerahkan diri ke polisi dan mengaku sebagai The Playing Card killer. Dia juga mengaku selalu memaksa korbannya untuk mengucapkan selamat pagi dan berlutut sebelum ia menembaknya. Senjata yang digunakan yaitu Tokarev Tt-33 yang ia selundupkan ketika di Bosnia. Akhirnya Galan dijatuhi eksekusi 142 tahun dan 3 bulan Penjara.


Kisah Creepypasta Slanderman


Kisah Creepypasta Slanderman via abcnews.go.com

Slenderman yaitu sosok misterius yang paling sering dilihat sebagai seorang laki-laki jangkung yang bertubuh sangat tipis dan sangat panjang, tidak mempunyai wajah, mempunyai lengan yang aneh, dan biasanya laki-laki ini mengenakan sebuah jas berwarna hitam. Bagi mereka yang melihat sosok ini, seringkali menerima suatu kabar yang sangat mengerikan menyerupai menghilang tanpa jejak dan lebih buruknya lagi, mereka di bunuh dan badan mereka dimutilasi di pohon. Kehadiran sosok ini dikaitkan dengan paranoia dan kadang kala ketakutan yang hebat, dan mereka yang melihatnya sering kali ditemukan dalam keadaan tidak waras, alasannya yaitu mereka sering menulis pesan-pesan yang aneh, dan gambar sosok seorang laki-laki yang berwajah gelap.

Berbeda dengan yang lain yang terinspirasi oleh tragedi nyata, kisah dongeng creepypasta Slanderman malah menciptakan kisah tersendiri. Dua orang remaja wanita asal Wisconsin, Amerika, ditetapkan sebagai tersangka alasannya yaitu terlibat agresi sadis membunuh seorang sahabat sekelasnya. Pasalnya, dua remaja yang berumur 12 tahun ini merasa ditakuti oleh abjad game horor `Slender Man` dan harus mengorbankan seorang temannya semoga tidak dihantui oleh makhluk fiktif tersebut. Dua orang remaja wanita ini mengajak seorang temannya ke sebuah hutan di pinggiran Milwaukee pada Mei 2014, dan menikamnya sebanyak 19 kali. Mereka melaksanakan itu karena untuk menyelamatkan diri mereka dan keluarga mereka dari bahaya Slender Man.

Untungnya, si korban ternyata masih hidup dan bisa mencari pertolongan sehabis mengalami tragedi naas tersebut. Ia ditemukan oleh seorang pengendara sepeda dan diselamatkan untuk ditangani secara intensif oleh pihak setempat. Ia pun mengalami proses penyembuhan dan membeberkan tragedi yang dilakukan oleh dua temannya tersebut. Para tersangka akan dibebankan eksekusi remaja ditahan penjara 65 tahun jikalau dibuktikan bersalah, namun jikalau mereka dibebankan eksekusi remaja dan dibuktikan bersalah, mereka hanya akan mengalami masa tahanan selama 25 tahun. Para remaja ini pun juga akan direncanakan untuk menjalani masa terapi alasannya yaitu disinyalir mereka mengalami dampak psikologis yang mendalam terhadap abjad Slender Man.




Sumber:
 
Copyright © 2014 All about wedding

Powered by Themes24x7