Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional yang digunakan oleh orang-orang Indonesia, meskipun orang Indonesia itu sendiri masih banyak menggunakan bahasa wilayahnya masing-masing. Namun bagaimana jikalau bahasa Indonesia merupakan satu-satunya bahasa yang ada, dan digunakan di seluruh dunia? Kira-kira inilah yang akan terjadi.
1. KOMPETISI YANG KETAT DI DUNIA KERJA
Jika seseorang berbicara dalam bahasa yang berbeda, kompetisi di dunia kerja akan berkurang alasannya yakni faktor keterbatasan bahasa. Misal, suatu perusahaan hanya mendapatkan pegawai yang mahir berbahasa Indonesia, maka orang Jepang yang tidak berbicara bahasa Indonesia akan kesulitan melamar kerja di perusahaan tersebut. Tapi, jikalau seluruh dunia hanya mengenal bahasa Indonesia, maka penduduk lokal Indonesia harus bersaing dengan pendatang dari banyak sekali negara yang juga mahir berbahasa Indonesia. Hal ini akan menggilas mereka yang lemah dan malas meski mereka yakni penduduk orisinil suatu negeri.
2. HILANGNYA PROFESI PENERJEMAH
Sebagaimana kita tahu, ragam bahasa di dunia memperlihatkan peluang bagi mereka yang mempunyai keahlian di bidang ini. Di antara pekerjaan yang mengandalkan kemampuan bahasa antara lain penerjemah, pemandu wisata, forum kursus bahasa, penerbit kamus, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana jikalau di dunia ini hanya ada bahasa Indonesia? Tentunya kita tidak akan pernah mengenal istilah-istilah di atas.
3. SULIT MENJAGA RAHASIA
4. INTEGRITAS NEGARA KECIL TERANCAM
Sebelumnya pernah dibahas mengenai akan adanya negara-negara gres yang akan muncul, namun yang belum dibahas yakni negara Belgia yang diisukan akan terbagi dua alasannya yakni masyarakat Flandermerasa mempunyai bahasa dan kebudayaan yang berbeda dengan penduduk bab lain di sebelahnya. Dari situ sanggup ditarik kesimpulan bahwa bahasa merupakan identitas penting suatu negara. Maka, jikalau di dunia ini seluruh negara berbicara dalam satu bahasa, bahasa Indonesia, sanggup dipastikan bahwa negara kecil itu akan tergerus alasannya yakni penduduknya meminta pemerintahnya bersatu dengan negara sebelahnya.
5. SERANGAN NEGARA ADIDAYA
Sudah menjadi hal yang lumrah bahwa negara besar akan berebut dampak terhadap negara kecil. Hal ini sudah terjadi berabad-abad kemudian di mana negara adidaya memperebutkan negara kecil untuk dijadikan koloninya. Hal ini juga akan terjadi jikalau di dunia ini hanya ada bahasa Indonesia. Boleh jadi Amerika akan turut campur dalam pemerintahan negara-negara kecil di Asia yang tidak mempunyai identitas alasannya yakni kesamaan bahasa.
6. MEMBOSANKAN
Dengan adanya kesamaan bahasa, maka hidup akan terasa membosankan. Kita tidak bisa menciptakan perbandingan alasannya yakni semua orang menggunakan bahasa yang sama. Tak ada lagi keseruan berguru abjad Jepang atau Korea, atau berguru bahasa Prancis. Tentu akan berbeda sensasinya jikalau kita hidup di dunia yang penuh warna.
Sumber: