BREAKING NEWS

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Thursday, December 17, 2015

Orang Yang Datang Tiba Jenius Sehabis Kecelakaan Fatal

Genius atau dalam bahasa sehari hari dituliskan jenius mempunyai arti kapasitas kecerdasan atau kepintaran di atas rata rata yang dimiliki oleh seseorang. Pemikiran yang orisinil, kreatif dan visual yang terperinci menjadi beberapa ciri dari orang jenius, alasannya yaitu tidak semua orang bisa melaksanakan hal tersebut. Banyak versi yang menyampaikan bagiamana insan itu bisa menjadi jenius, ada yang menyampaikan itu yaitu bawaan dari lahir, dan ada pula yang menyampaikan bahwa jenius itu yaitu perjuangan dari kerja keras. Kemauan yang berpengaruh akan mendorong anda untuk menguasai bidang yang anda minati, alasannya yaitu intinya orang yang jenius yaitu orang yang menguasai apa yang menjadi bidangnya. Agak bergeser dari topik ini, percaya atau tidak, beberapa orang dibawah ini malah mendapati dirinya mendadak menjadi jenius sehabis terjadi sesuatu pada dirinya. Berikut insan yang tiba tiba genius sehabis terjadi kecelakaan fatal.

Jason Padgett Menjadi Jenius Setelah Dipukul


Perbedaan penampilan Jason Padgett dulu dan kini via infonubia.com 

Jason Padgett yang drop-out dari sebuah universitas bekerja di toko furniture milik ayahnya. Namun, kejadian penjambretan di sebuah karaoke kafetaria di Tacoma, negara bab Washington, Amerika Serikat, mengubah hidupnya untuk selamanya. Setelah mengalami cedera otak dalam, Jason mulai melihat dunia di sekelilingnya dengan 'kacamata baru'. Ia juga menjadi terobsesi dengan matematika dan fisika. Mulanya, pada usia ke-31, Jason yaitu sosok 'gila pesta'. Punya potongan rambut mullet, mengendarai kendaraan beroda empat Camaro merah. Ini awal perubahan hidupnya: pada 13 September 2002 malam, Jason pergi ke kafetaria karaoke bersahabat rumahnya. Tak disangka, ia jadi korban penjambretan.

Dua laki-laki menyerangnya dari belakang. Pukulan di bab belakang kepalanya membuatnya tak sadarkan diri. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, dirawat alasannya yaitu mengalami lebam. Namun, ia dibolehkan pulang di malam yang sama. Pagi berikutnya Jason bangkit dan menemukan daya penglihatannya berubah. Ia bisa melihat hal-hal detil yang sebelumnya lolos. Saat menyalakan keran di kamar mandi, ia melihat garis tegak lurus yang tergambar dari air yang mengalir. "Awalnya saya merasa heran dan khawatir. Namun, apa yang kulihat sedemikian cantik, saya berdiri kagum menatapnya," kata dia. Jason Padgett kemudian berhenti kerja dan menghabiskan waktu berguru matematika dan fisika, fokus pada fraktal contoh berulang dalam geometris.

Ia yang awalnya tak punya talenta seni, mulai menggambar fraktal dalam detail yang ekstrem. Kadang-kadang perlu beberapa ahad untuk melakukannya. Namun, kecenderungan barunya itu juga membawa dampak buruk. Sejak itu Jason tak pernah keluar, menjadi tertutup, dan mulai menghabiskan lebih banyak waktu di rumah -- menutup jendela dengan selimut dan menolak dikunjungi orang. Ia juga menjadi terobsesi dengan kuman, mencuci tangannya kuat-kuat hingga merah. Jason juga tak akan memeluk putrinya sendiri jikalau buah hatinya itu tak mencuci tangan dengan benar. Jason mengira, ia mulai gila. Sampai suatu hari ia melihat film dokumenter BBC perihal Daniel Tammet, seorang autis dengan savant syndrome -- suatu kondisi langka di mana orang dengan gangguan perkembangan saraf, gangguan autisme terutama spektrum atau cedera otak, menawarkan kapasitas yang mendalam dan luar biasa atau kemampuan jauh melebihi dari apa yang akan dianggap normal.

"Ini dia, ini yang terjadi padaku. Ya Tuhan, orang lain sanggup melihat apa yang saya lihat!" demikian pikir beliau ketika itu. Setelah melihat dokumenter tersebut, ia memutuskan untuk menghubungi Dr Darold Treffert, mahir savantisme, yang kemudian mendiagnosis beliau dengan 'acquired savant syndrome'. Saat ini hanya ada sekitar 40 orang di dunia yang didiagnosa dengan sindrom -- di mana orang terlihat lebih cerdas sehabis mengalami cedera otak. Jason makin memahami kondisinya sehabis pergi ke Finlandia untuk diperiksa Dr Berit Brogaard. Menggunakan fMRI untuk memindai otak Jason, Dr Brogaard menemukan bahwa sisi kiri pasiennya lebih aktif, khususnya di lobus parietal di mana kemampuan matematika berada. Diduga, sehabis mengalami cedera, neurotransmiter membanjiri sisi kiri otak Jason dan balasannya mengubah struktur, membuatnya menjadi sangat istimewa. Jason memutuskan untuk menerapkan kapasitas otak barunya dengan mendaftar di perguruan tinggi tinggi. Kini, pada usia 43 tahun, ia yakin setiap orang punya potensi jenius yang belum terungkap. "Saya yaitu bukti hidup bahwa ada kekuatan (pikiran) yang terkubur dalam diri kita semua," kata dia. "Jika bisa terjadi kepada saya, itu bisa terjadi pada siapa saja."

Tony Cicoria Jago Main Piano Setelah Tersambar Petir

Seorang dokter bedah tulang memutuskan menelepon ibunya dari sebuah telepon umum ketika langit berawan dan petir mulai menyambar. Secara mendadak, adegan ala film kartun terjadi. Tony Cicoria terkena sengatan petir yang menyambar telepon tersebut. Setelah sempat mati suri beberapa saat, Tony mencicipi tanda-tanda normal yang kerap dialami oleh orang yang gres saja terkena listrik tegangan tinggi ibarat lemas dan kehilangan ingatan. Namun keluhan tersebut hilang sehabis beberapa minggu.

Keluhan Tony satu-satunya yaitu secara tiba-tiba beliau mulai mendengar dentingan piano didalam kepalanya, Dia juga mulai tertarik pada piano. Padahal sebelumnya Tony yaitu seorang pencinta musikrock! Hebatnya lagi, Tony secara mendadak jenius, ia bisa memainkan apapun yang didengarnya lewat piano. Tony balasannya mengeluarkan karya musiknya yang diberi nama “Lightning Sonata” (Irama Petir). Menurut dokter yang menyidik otak Tony, sengatan petir bervoltase tinggi yang dialami Tony mengakibatkan anomali dibagian otaknya yang mengatur kemampuan bermusik.

Noraini Ismail Kaprikornus Jenius Setelah Tabrakan Motor

Noraini Ismail ketika di wawancara via youtube.com 

Korban cedera otak menjadi jenius juga pernah dialami seorang gadis Malaysia. Pada 2012, Noraini Ismail yang kala itu berusia 17 tahun, mengendarai sepeda motor, berboncengan dengan saudara lelakinya. Nahas, kendaraan mereka menabrak truk di daerah Besut, bulan lalu. Noraini lantas dirawat di Rumah Sakit Universiti Sains Malaysia di Kubang Kerian. Ia sempat tak sadarkan diri selama 11 jam. Dokter menemukan gumpalan darah di bab otaknya. Tak usang kemudian ia membaik, dan mulai bisa bicara. Tapi kata-kata yang meluncur dari mulutnya tak bisa dimengerti. "Bahasa aneh" itu ternyata adonan dari Bahasa China, Jepang, Korea, dan Indonesia.

Noraini pun mengaku heran dengan kemampuan barunya itu. Padahal, ia sama sekali tak berguru bahasa-bahasa itu. Meski, ia mengaku gemar nonton drama Korea dan China di televisi sebelum celaka. "Tak pernah terlintas dalam benak, saya bisa bicara dalam bahasa yang sama dengan para bintang film dalam drama itu," kata dia. Tak hanya bicara, selera makan Noraini pun berubah pasca kecelakaan. Ia kini lebih suka makan ikan dan minum susu kedelai, masakan favoritnya dulu, petai dan kecap "budu" sama sekali tak disentuh. Ia juga makin feminin, tak tomboy ibarat sebelumnya. Yang bikin ibunya senang, Noraini makin hormat pada orangtua.

Menjadi Sangat Pintar Setelah Kecelakaan Sky


Wanita yang diyakini menjadi jenisu sehabis kecelakaan sky via deadbees.net 

Wanita yang tidak diketahui namanya ini berkisah perihal pengalamannya ketika tengah berlibur bersama keluarga di sebuah lokasi yang juga dirahasiakan. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, ia pun memanfaatkan momen itu untuk bermain ski. "Baru menuruni setengah bukit, saya tak sanggup mengendalikan kecepatan laju saya yang sepertinya terlalu tinggi. Tahu-tahu saya sudah berada di ujung, dan ketika itu licin. Saya pun terbang," tuturnya. Wanita ini menerka ia jatuh pingsan sehabis adegan terbang tadi. Apalagi ketika terbangun ia sudah berada dalam posisi terbaring dan disebelahnya ada sang abang yang tengah berjongkok, memastikan kondisinya baik-baik saja.

Tapi alasannya yaitu ia tidak mengeluh pening atau mual, ia pun kembali bermain ski. Ia mengaku hanya mencicipi sedikit sakit kepala dan nyeri pada bahunya, yang belakangan ia ketahui alasannya yaitu bahunya terkilir dan tulang kerah yang patah. Setelah sempat menunda check-up ke rumah sakit selama dua hari, ia balasannya didiagnosis dengan gegar otak ringan. Akan tetapi beberapa ahad kemudian, ia mulai mencicipi ada yang abnormal dengan dirinya. Mengutip dari laman blognya di alamat XOJane.com, perempuan ini mengkalim penglihatan dan daya ingatnya berubah secara drastis. "Meskipun saya masih mencicipi vertigo alasannya yaitu kecelakaan, tapi cara saya melihat sesuatu berbeda dari biasanya. Saya tiba-tiba bisa mengingat semua tempat yang pernah saya datangi, terutama gedung. Seperti membuka-buka lembaran buku saja," katanya.

Hanya saja gejala-gejala ini sempat ia abaikan selama beberapa waktu. Hingga balasannya ia memutuskan untuk berbicara dengan dokternya dan pihak rumah sakit, untuk meminta melaksanakan sejumlah tes. Tanpa diduga, kondisinya tak gampang untuk didiagnosis. Bahkan lama-lama ia menjadi obsesi bagi setiap mahir saraf yang ada di rumah sakit tersebut. Bagaimana tidak, perempuan ini mengaku tak hanya sanggup mengingat tempat-tempat yang pernah ia kunjungi dengan 'akurasi yang mencengangkan' tapi juga bisa menggambar diagram dari tiap struktur tempat tersebut tanpa cela. "Saya juga katakan kepada mereka, apa yang saya ingat ini terlalu banyak, ini tidak ibarat biasanya," imbuhnya.

Franco Magnani Memori Super Setelah Sakit Demam


Franco Magnani sat menggambar lukisan via ndig.com.br

Seorang imigran asal Italia tiba ke San Fransisco untuk mencari pekerjaan. Tak berapa usang kemudian beliau terjangkit demam dan balasannya diketahui bahwa Franco terjangkit nanah otak yang cukup serius. Beruntung, nyawanya masih bisa diselamatkan. Uniknya, sehabis sembuh dari penyakitnya itu Franco Magnani justru mendapat kekuatan super. Dia tiba-tiba mempunyai memori yang sangat berpengaruh dan sanggup mengingat dengan terperinci detail dari setiap tempat yang pernah didatanginya di masa lalu.

Yang lebih aneh, Magnani secara abnormal mempunyai dorongan berpengaruh untuk menggambar. Dia mulai menciptakan lukisan perihal tempat-tempat tersebut. Dan hebatnya, gambarnya sama persis dengan keadaan ketika itu. Beberapa orang yang merasa tidak percaya mulai mengambil foto asli objek lukisan Magnani. Dan yeah, memang sesuai dengan bentuk aslinya.





Sumber:
 
Copyright © 2014 All about wedding

Powered by Themes24x7