10. Wabah Athena (Etiopia) - 429 SM
Wabah Athena atau Plague of Athens merupakan penyakit epidemik mematikan yang awal mulanya terjadi di Yunani selama perang Peloponnesian pada tahun 430 SM. Para sejarawan tidak sanggup memastikan plague macam apa yang terjadi lantaran merasa ragu dengan penyakit lainnya menyerupai typhoid, cacar, dan campak. Tapi setidaknya mereka yakin bahwa Plague of Athens ini merupakan bentuk lain dari Bubonic Plague.
Penyakit ini diperkirakan menginfeksi orang sebanyak 75.000 hingga 10.000 orang perharinya dan hampir membunuh 25% dari populasi kota. Penyakit ini menyebar dengan sangat cepat hingga kawasan Mesopotamia dimana cuaca dikala itu sangat panas dan lembab.
Ketika pasukan Roma kembali dari Mesopotamia pada tahun 165, mereka tidak pulang dengan tangan hampa. Mereka tidak akan menerka bahwa pasukan mereka tersebut membawa salah satu penyakit paling mematikan sepanjang sejarah manusia. Bersama mereka, ikut pula sebuah penyakit mematikan yang membunuh lebih dari 5 juta orang dalam waktu 10 tahun. Wabah Antonie atau Antonie Plague, yang diperkirakan disebabkan oleh penyakit cacar.
Pada tahun 251, sebuah penyakit mematikan kembali muncul di kawasan Eropa. Karena tanda-tanda yang sangat serupa, banyak orang percaya bahwa ini merupakan kembalinya Wabah Antonine. Peristiwa tersebut kini dikenal dengan sebutan Plague of Cyprian, tercatat bahwa penyakit ini telah membunuh 5.000 orang per hari.
Mungkin beberapa dari Anda masih ingat dengan nama penyakit satu ini? Ya, SARS. Merupakan sebuah penyakit virus yang menganggu jalan masuk perpasan manusia. Kasus terakhirnya diketahui terjadi pada bulan Juni 2003.
Awal mula kemunculan penyakit mematikan ini dimulai dari Cina dan kemudian menyebar ke beberapa negara menyerupai Asia, Amerika, kemudian Eropa. Di Cina, penyakit ini diketahui bahwa penyebarannya ialah melalu binatang mamalia dan telah menginfeksi lebih dari 8.000 orang hanya dalam waktu seminggu. Walaupun bergotong-royong penyakit ini tidak mengakibatkan banyak korban meninggal tapi lantaran mutasi virus ini yang sangat cepat maka penyakit ini cukup dinyatakan sangat berbahaya bagi dunia.
Dikenal juga sebagai salah satu penyakit mematikan dalam sejarah yang diketahui telah menciptakan jutaan orang kehilangan nyawanya antara tahun 1816 hingga tahun 1960. Sumber dari penyakit mematikan ini ialah disebabkan lantaran banyaknya orang yang mekomsumsi masakan dan minuman yang telah tercemar oleh basil dengan nama ilmiah Vibrio Cholerae.
Penyakit Kolera ini pertama kali muncul di India yang telah mengakibatkan setidaknya 40 juta jiwa telah melayang antara tahun 1817 dan 1860. Penyakit mematikan ini kemudian menyebar hingga wilayah Eropa Barat dan Amerika. Bahkan pada permulaanya saja di pertengahan tahun 1800 diperkirakan bahwa Wabah Kolera telah merenggut nyawa ratusan ribu korban jiwa.
The Third Pandemic atau Wabah Pandemik Ketiga bergotong-royong hanyalah sebutan sederhana dari sebuah pandemik setelah Wabah Justinian (Plague of Justinian) dan Maut Hitam (The Black Death). Walaupun begitu wabah ini tidak sanggup dipungkiri ialah salah satu wabah paling mematikan yang pernah terjadi di sejarah manusia.
Dimulai di wilayah Cina pada tahun 1850-an. Penyakit mematikan ini tercatat telah membunuh hingga12 juta orang hanya di Cina dan India. Pada bulan Maret 1894, Canton, tercatatkan sebanyak lebih dari 60.000 orang meninggal setiap minggunya. Dikarenakan arus perdagangan dan pertukaran maka pemyakit ini hasilnya menyebar ke beberapa negara besar menyerupai misalnya ialah Amerika. Berdasarkan data WHO, pandemik ini masih aktif hingga tahun 1959 yang pada tahun itu saja tercatatkan setiap tahunnya minimal ada 200 korban jiwa.
Pada era modern ini, penyakit cacar mungkin hanyalah sekedar penyakit ringan yang berasal dari virus dengan nama ilmiah Variola dan walaupun sangat mengganggu tapi sanggup relatif gampang disembuhkan. Sayangnya hal itu tidak berlaku sama pada dikala sejarah wabah penyakit ini muncul.
Ketika era politik dan perang revolusioner sedang terjadi di pesisir timur, sebuah penyakit yang dinamai The Great Smallpox atau singkatnya Cacar tengah menyerang seluruh benua Amerika Sebelah Utara, tepatnya pada tahun 1775 hingga dengan tahun 1782. Karena terjadinya perang Amerika maka tidak banyak yang diketahui mengenai wabah penyakit mematikan satu ini, namun yang diketahui ialah setidaknya hingga kala ke-20 setidaknya penyakit Cacar ini telah merenggut 300 Juta Korban Jiwa.
Dianggap sebagai penyakit pandemik paling mematikan pertama yang pernah tercatat dalam sejarah manusia. Wabah Justinian atau Plague of Justinian merupakan penyakit mematikan yang muncul di era kekaisaran Bizantium sekitar tahun 541. Nama dari wabah ini berasal dari Kaisar Roma Timur pada dikala itu yaitu Justinian I. Ia ialah Kaisar yang berkuasa pada dikala pandemik ini terjadi pertama kali, dan walaupun ia juga terkena penyakit ini namun ia berhasil hidup dari wabah mematikan Justinian.
Walaupun tidak diketahui secara niscaya berapa jumlah korban yang menderita penyakit ini, namun diperkirakan sebanyak 100 juta orang di seluruh dunia dengan rata-rata 5.000 orang per hari selalu meninggal lantaran penyakit ini.
The Great White Plague atau singkatnya TBC (Tuberculosis), pada dikala itu merupakan sebuah wabah penyakit menular yang melanda wilayah Eropa di kala ke-17. Wabah ini bertahan dalam waktu yang cukup usang hingga dengan 200 tahun bahkan sanggup disebut hingga era modern kini ini. Ia juga ialah penyebab janjkematian besar pada tahun 1650.
Lingkungan yang jelek semakin membantu penyebaran penyakit ini dan menciptakan semakin banyak korban berjatuhan. Pada tahun 1900 saja sudah tercatatkan sekitar 110.000 penduduk America yang meninggal akhir penyakit TBC.
Penyakit yang popular lantaran sebutan The Black Death ini bergotong-royong ialah salah satu penyakit menular yang melanda wilayah Eropa pada tahun 1348 hingga 1351 namun telah membunuh sebanyak 25% hingga 60% seluruh populasi penduduk Eropa. Tentu saja ada estimasi lain yang mencoba lebih akurat dengan menyampaikan bahwa korban jatuh mencapai lebih dari 75 juta hingga 200 juta jiwa.
Wabah ini juga dikenal dengan nama The Great Mortality atau The Pestilence. Merupakan penyakit pandemik mematikan kedua yang terjadi pada kala pertengahan setelah The Justinian Plague yang terjadi pada kala ke-6.
Beberapa dari Anda mungkin lebih mengenal wabah paling mematikan sepanjang sejarah ini dengan sebutan Spanish Influenza. Flu Spanyol sendiri ialah gelombang flu paling pertama yang pernah terjadi dan merupakan salah satu jenis dari banyak sekali virus influenza lainnya.
Flu Spanyol pertama kali dimulai pada tahun 1918 yang kemudian menyebar dengan sangat cepat dari Asia, Eropa, hingga juga Amerika cuilan utara. Penyakit ini bertanggung jawab atas banyak sekali korban yang meninggal. Hanya dalam rentang waktu 2 tahun saja, diperkirakan telah ada 50 hingga 100 juta orang yang meninggal lantaran wabah paling mematikan satu ini. Hanya di Amerika Serikat saja diketahui lebih dari setengah populasinya telah meninggal.
Seperti kebanyakan wabah di daftar ini, pada dikala penyakit ini pertama kali muncul, para penderitanya sudah divonis niscaya meninggal. Karena menyerupai kini ini, tidak ada perawatan medis yang sanggup menyembuhkan virus flu (obat era modern ini hanya memperpendek umur hidup si virus). Yang sanggup dilakukan dokter hanyalah mencoba menciptakan pasien lebih merasa nyaman. Pada dikala itu, mereka yang "beruntung" akan meninggal karam di paru-paru mereka sendiri. Sebaliknya mereka yang tidak, akan terkena bisul basil kedua dan harus meninggal dengan sangat menderita.