Superhero di dalam komik atau yang diangkat ke sebuah film merupakan seseorang yang dikenal dengan kemampuan super. Tapi itu semua hanya ada di dalam komik atau film, pernah kau bayangkan menyerupai apa kesannya jikalau mereka ada di dunia nyata?
Mungkin kalian tidak akan percaya jikalau bersama-sama sosok superhero yang selama ini kita kenal benar-benar ada di dunia nyata. Tapi mereka bukanlah orang cukup umur melainkan sekumpulan bocah dengan kemampuan layaknya para superhero. Siapa saja bocah superhero tersebut? Berikut 4 diantaranya.
Bocah pria yang masih berusia belasan tahun ini mengingatkan kita dengan sosok Hulk yang dikenal sebagai superhero berotot dan terkuat. Giuliano Stroe dijuluki sebagai bocah terkuat di dunia. Bagaimana tidak, usianya yang masih sangat muda ia justru sudah mempunyai kekuatan yang luar biasa. Ia tercatat sebagai bocah pertama yang bisa berjalan dengan kedua tangan dikala kakinya diberikan beban. Giuliano pun mempunyai otot layaknya Hulk yang kekar dan kuat.
Richard Reeds dalam sekuel superhero Fantasic Four dikenal sebagai insan yang mempunyai kelenturan layaknya karet. Bahkan sosoknya dikenal bisa memanjangkan setiap bab tubuhnya. Hal tersebut ternyata menjadi julukan bagi bocah anggun berjulukan Victoria Jacoby, dimana ia mempunyai kelenturan badan yang luar biasa. Dalam penampilannya di America got talent, Victoria bisa melaksanakan split, backbend bahkan memutar tubuhnya 180 derajat dikala melaksanakan backbend.
Selama ini kita kenal para superhero merupakan seorang pahlawan super yang bisa mengatasi rasa sakit bahkan beberapa diantaranya menyerupai tidak bisa mencicipi rasa sakit di tubuhnya. Kemampuan menyerupai itu ternyata dimiliki oleh bocah anggun berjulukan Ashlyn Blocker yang tidak bisa mencicipi rasa sakit apapun di tubuhnya. Ashlyn di diagnosa menjadi satu dari seratus bocah di dunia yang mengalami CIPA (congenital insensitivity to pain with anhidrosis) dimana ia mengalami gangguan saraf yang membuatnya tidak sanggup mencicipi rasa sakit.
NANDANA UNNIKRISHNAN
Nandana bersama-sama menjadi salah satu bocah yang kurang beruntung dalam hidupnya, dimana ia harus menderita autism. Namun jangan salah, bocah anggun ini mempunyai kemampuan layaknya superhero. Ia menjadi satu-satunya bocah yang tercatat mempunyai kemampuan telepati yang luar biasa, hal tersebut ia buktikan dikala ia diminta menuliskan setiap puisi yang dibacakan Ibunya sementara ia berada di ruangan terpisah. Hasilnya, Nandana bisa menuliskan semua puisi yang dibaca Ibunya tanpa ada yang kurang.