BREAKING NEWS

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Wednesday, January 6, 2016

Hujan Meteor Quadrantid 2016

Setelah Komet Catalina berada bersahabat Arcturus dikala tahun gres dan Bumi berada di titik perihelion pada tanggal 3 Januari, maka kini giliran hujan Meteor Quadrantid yang akan beraksi di langit malam.

Hujan meteor Quadrantid akan tampak dari rasi Bootes. Kredit: Star Walk

Hujan meteor tahunan yang satu ini selalu menjadi pembuka bagi serangkaian hujan meteor tahunan lainnya. Meskipun Hujan meteor Quadrantid jadi yang pertama di tahun 2016, tapi hujan meteor Quadrantid berlangsung semenjak 28 Desember hingga dengan 12 Januari. Menurut International Meteor Organization, hujan meteor Quadrantid tahun 2016 akan mencapai puncak pada tanggal 4 Januari pukul 15.00 WIB. Tidak mungkin bagi kita menikmati hujan meteor ini di siang hari alasannya rasi Bootes yang jadi arah tiba Quadrantid gres akan terbit pukul 3 dini hari.

Pengamatan Hujan Meteor Quadrantid

Bagi para pengamat langit, hujan meteor Quadrantid akan tampak tiba dari rasi Bootes dengan laju 120 meteor per jam dikala puncak. Meskipun demikian laju kehadiran meteor Quadrantid sanggup bervariasi antara 60 – 200 meteor per jam.

Bagi para pengamat di Bumi, meskipun hujan meteor Quadrantid merupakan salah satu hujan meteor tahunan yang ditunggu, tetap saja ada kendala!

Secara umum, hujan meteor Quadrantid paling baik dilihat oleh pengamat di penggalan bumi Utara, alasannya posisi radian atau arah datangnya hujan meteor Quadrantid di langit utara yang jauh lebih baik. Tapi, hambatan terbesar bagi pengamat di langit utara ialah cuaca animo hambar yang sedang melanda penggalan bumi utara. Hujan meteor Quadrantid juga sanggup dinikmati oleh pengamat di area tropis di selatan ekuator meskipun tidak sebaik pengamat di Utara dan banyaknya meteor yang sanggup dinikmati juga lebih sedikit.

Faktor terakhir yang jadi problematika pengamatan hujan meteor yang satu ini ialah redupnya hujan meteor Quadrantid sehingga diharapkan kondisi yang sangat sangat baik bagi pengamat untuk sanggup menikmatinya.

Bagi pengamat di Indonesia, hujan meteor Quadrantid akan tampak dari arah timur bahari sesudah tengah malam atau sesudah rasi Bootes terbit jam 03.00 WIB dini hari dan sanggup dinikmati hingga fajar menyingsing. Dalam peta bintang modern, Quadrantid akan tampak di area pertemuan rasi Bootes, Hercules dan Draco.

Dengan posisi rasi Bootes yang rendah dan bersahabat horison pengamat, maka sebaiknya pengamatan dilakukan dari lokasi yang area horison langitnya tidak tertutup gedung pohon dll. Selain itu diharapkan lokasi yang sangat gelap dan tidak terpengaruh polusi cahaya.

Hujan meteor Quadrantid akan tampak dari rasi Bootes. Selain itu para pengamat juga sanggup mengamati Jupiter, Mars, Venus dan Saturnus. Kredit: Star Walk

Kehadiran Bulan dengan kecerlangan -10,5 magnitudo dalam fase sabit 34% sanggup menjadi catatan tersendiri. Meskipun dmeikian pengamatan masih sanggup dilakukan. Selain hujan meteor Quadrantid, para pengamat juga sanggup menikmati kehadiran planet Jupiter, Mars, Venus dan Saturnus. Keempat planet ini akan terbit dimulai dari Jupiter pada pukul 22:33 WIB, disusul Mars pada pukul 00:47 WIB. Venus dan Saturnus akan terbit berurutan pada pukul 03:04 WIB dan 03:28 WIB.

Asal Usul Quadrantid

Hujan meteor Quadrantid mulai diamati pada tanggal 2 Januari 1825 oleh Antonio Brucalassi (Italia). Selain Antonio, kehadiran hujan meteor Quadrantid juga dilaporkan oleh Louis Francois Wartmann (Swiss) tanggal 2 Januari 1835 dan M. Reynier (Swiss) pada tanggal 2 Januari 1838. Akan tetapi, gres di tahun 1839, hujan meteor Quadrantid dipastikan sebagai hujan meteor tahunan dikala Adolphe Quetelet (Brussels Observatory, Belgia) dan Edward C. Herrick (Connecticut) melaksanakan pengamatan.

Setelah itu, hujan meteor yang mengawali tahun masehi ini pun dinamai Quadrantid. Agak abnormal alasannya hujan meteor ini tampak tiba dari rasi bootes. Nama Quadrantid dipakai alasannya dikala pertama kali diamati, hujan meteor ini tampak tiba dari rasi kuno Quadrans Muralis. Rasi bintang ini sanggup ditemukan di atlas bintang awal masa ke-19 di antara rasi Draco, Hercules dan Bootes.

Rasi Quadrans Muralis kemudian ditiadakan dari peta bintang, bersama dengan beberapa konstelasi lainnya di tahun 1922 dikala International Astronomical Union (IAU) mengadopsi 88 rasi untuk dimasukan dalam peta bintang modern. Quadrantid kemudian “direlokasi” ke konstelasi Bootes sesudah Quadrans Muralis tiada. Akan tetapi nama Quadrantid tetap dipertahankan alasannya ada hujan meteor lainnya di bulan Januari yang diberi nama hujan meteor Bootids.

Pada tahun 1864, Alexander Stewart Herschel dari Inggris melaksanakan pengamatan Hujan Meteor Quadrantid dan berhasil melihat hujan meteor tersebut dengan laju yang cukup tinggi yakni 60 meteor.

Sampai dengan tahun 2003, belum diketahui dengan niscaya asal ajakan meteor Quadrantid. Di tahun yang sama, Peter Jenniskens dari NASA menemukan bukti jikalau meteor Quadrantid ini berasal dari 2003 EH1, asteroid yang hancur sekitar 500 tahun lalu. Orbit Bumi berpotongan tegak lurus dengan orbit 2003 EH 1, yang artinya Bumi akan bergerak cepat melewati puing-puingnya. Akibatnya hujan meteornya menjadi sangat singkat.

Selamat berburu meteor. Clear Sky!


Sumber:
 
Copyright © 2014 All about wedding

Powered by Themes24x7