BREAKING NEWS

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Saturday, January 16, 2016

Lampu Kamar Jangan Bikin Silau Jikalau Tak Ingin Kualitas Tidur Dikorbankan


Foto: thinkstock

Agar anaknya sanggup terlelap, sejumlah orang bau tanah membelikan lampu warna-warni yang sanggup berputar untuk sang buah hati.

Ketika dinyalakan, lampu ini akan memantulkan bayangan berbentuk binatang atau bintang dan benda langit lainnya ke dinding sebagai teman tidur si anak.

Padahal untuk tidur, cocoknya hanya memakai lampu tidur yang pancaran cahayanya tidak begitu terang. "Kalau kelap-kelip bekerjsama malah merangsang untuk bangkit ya. Sebaiknya kalau memang terbiasa tidur pakai lampu, pakai lampu redup saja," tandas dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT dari RS Medistra.

Upaya ini, dijelaskan dr Rima, bertujuan untuk membantu jam biologis semoga sanggup mengenali waktu istirahatnya, termasuk melancarkan pelepasan hormon tidur atau melatonin yang hanya sanggup bekerja secara maksimal bila paparan cahayanya minim atau gelap sekalian.

Opini berbeda pun dikemukakan dr Andreas Prasadja, RPSGT dari RS Mitra Kemayoran. Baginya lampu kelap-kelip bukanlah perkara besar untuk tidur.

"Kalau memang terbiasa kelap-kelip, ya nggak apa-apa asal redup," timpal dr Ade

Di sisi lain ia mengatakan, tidur dalam kondisi terang benderang pun tak ada ruginya. "Kalau ia tidurnya lebih nyenyak dikala tidur dengan lampu nyala dan bangkit dengan fresh sih ya nggak masalah," tegasnya.

Khusus untuk mereka yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia, dr Rima memberi resep semoga mereka tidur dalam keadaan kamar gelap. Lagi-lagi ini terkait dengan siklus hormonal badan yang mengatur teladan tidur seseorang.

Tak hanya lampu, tidur di depan TV pun ditengarai akan mengurangi kualitas tidur. "Bagi orang yang kesulitan tidur (insomnia) jangan hingga ketiduran depan TV. Nanti begitu tidur, terbangun gara-gara TV nggak sanggup tidur lagi," urai dr Rima.

Selain bising, cahaya yang menyilaukan dari pesawat TV juga sanggup merusak ketenangan tidur. Untuk itu dr Rima mengatakan, ruang tidur idealnya steril dari TV maupun benda-benda rekreatif lainnya, menyerupai gadget.

"Karena kamar tidur fungsinya untuk relaksasi tubuh, ya buat tidur aja," lanjutnya.

Selain soal kenyamanan, paparan cahaya di malam hari, baik dari lampu kamar atau gadget, diketahui sanggup menghambat pelepasan hormon melatonin sehingga sel-sel kanker payudara menjadi makin kuat, bahkan kebal terhadap salah satu pengobatan yang biasa dipakai pasien kanker payudara, Tamoxifen.

"Tingkat melatonin tinggi di malam hari menciptakan sel-sel kanker payudara 'tidur' dengan mematikan prosedur pertumbuhan utama mereka. Namun ketika lampu menyala dan jumlah melatonin menurun, sel-sel kanker payudara 'bangun' dan tidak terpengaruh oleh Tamoxifen," ujar peneliti David Blask dari Tulane University, AS.

Studi lain yang dilakukan Institute of Cancer Research, London terhadap 113.000 orang mengambarkan wanita cenderung akan mempunyai lingkar pinggang yang lebih besar kalau tidur dengan lampu terang-benderang sepanjang malam.

Sumber:
 
Copyright © 2014 All about wedding

Powered by Themes24x7