BREAKING NEWS

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Sunday, January 17, 2016

Pembentukan Bintang & Planet Dalam Pandangan Teleskop Radio

Satu hal yang mustahil kita lakukan adalah, kembali ke masa kemudian dan melacak bagaimana Matahari dan seluruh planet terbentuk. Cara terbaik untuk mempelajari pembentukan bintang dan planet yaitu dengan melihat ke sistem keplanetan lainnya.

Hal ini dilakukan oleh tim astronom yang mempelajari sistem bintang muda untuk mempelajari bagaimana sistem multi bintang dapat terbentuk. tak hanya itu. Dengan mempelajari bintang-bintang muda, para astronom juga dapat mempelajari bagaimana piringan gas dan abu di sekeliling bintang dapat terbentuk. Piringan inilah yang menjadi waduk bahan untuk pembentukan planet.

Ilustrasi sistem multi bintang yang sedang terbentuk. kredit: ill Saxton, NRAO/AUI/NSF.

Pengamatan dilakukan dengan teleskop radio Very Large Array (VLA) pada hampir 100 bintang muda sebagai penggalan dari agenda survei VLA Nascent Disk and Multiplicity (VANDAM). Para astronom mengamati protobintang di Awan Molekular Perseus yang jaraknya 750 tahun cahaya selama 264 jam dari tahun 2013-2015.

Awan Molekular Perseus merupakan awan gas dan abu raksasa yang menjadi palung kelahiran bintang. Awan ini sangat besar dan mempunyai bahan yang cukup untuk membentuk 10000 bintang baru. Sebuah laboratorium raksasa untuk mempelajari evolusi bintang dan planet.

Hasil pengamatan tersebut kemudian dipakai oleh para peneliti untuk mempelajari bintang – bintang muda yang gres lahir di awan molekular perseus itu.

Pembentukan Bintang

Tim pertama yang dipimpin John Tobin dari Observatorium Leiden, Belanda mempelajari bintang-bintang muda ini dan menyimpulkan ada 2 prosedur pembentukan sistem multi bintang. Dan bintang-bintang muda ini juga dapat dikelompokan dalam 2 kategori menurut jarak antar bintang di dalam sistem.

Untuk sistem yang dekat, bintang-bintangnya terpisah sekitar 75 kali jarak Bumi – matahari atau 75 AU. Kelompok lainnya yang lebih jauh, jarak antar bintang di dalam sistemnya dapat mencapai 3000 AU atau 3000 kali jarak Bumi – Matahari. Hal lain yang mereka temukan, lebih dari setengah bintang muda bukanlah bintang tunggal. Dengan kata lain, pembentukan bintang cenderung untuk menghasilkan sistem multi bintang dan bukan bintang tunggal.



Bagaimana proses pembentukan sistem multi bintang? Ada beberapa teori yang sudah diajukan. Dan pengamatan pada bintang-bintang muda ini memberi indiksi kalau jarak antar bintang dapat memberi petunjuk teori mana yang berlaku umum dalam pembentukan sistem multi bintang.

Bintang terbentuk dalam awan gas dan abu raksasa yang mengalami keruntuhan gravitasi. Bintang mulai terbentuk di pusat sedangkan bahan yang tersisa membentuk piringan yang berotasi di sekeliling bintang muda tersebut. Setelah massa yang dikumpulkan oleh bintang muda yang gres terbentuk mempunyai temperatur dan tekanan yang cukup di pusat, maka reaksi termonuklir pun dimulai. Sementara piringan yang terbentuk di sekeliling bintang menjadi waduk bahan bagi planet yang akan terbentuk.

Itu pembentukan bintang secara umum. Nah, sistem multi bintang yang jarak antar bintangnya sangat jauh, mereka terbentuk dari turbulensi pecahan awan yang lebih besar. Sementara sistem yang lebih bersahabat jarak bintang-bintangnya, terbentuk dari pecahan di dalam piringan bahan yang mengorbit protobintang pertama.

Penemuan lainnya dari tim ini, sistem yang lebih bau tanah ternyata hanya mempunyai sedikit sistem multi bintang denga jarak antar bintang yang sangat jauh, jikalau dibanding dengan kelompok protobintang muda. Diperkirakan, sistem dengan bintang yang jaraknya sangat berjauhan tidak benar-benar terikat secara gravitasi sehingga akan dengan gampang bagi bintang-bintangnya melepaskan diri dan jadi bintang tunggal.

Pembentukan Planet

Tim lainnya, dipimpin oleh Dominique Segura-Cox dari Universitas Illinois. Dalam penelitian ini, mereka menemukan kalau piringan abu di sekeliling protobintang ukurannya lebih besar dari yang diprediksi oleh model teoretis. Kehadiran piringan ini terang sangat penting bagi pembentukan planet atau bahkan dapat untuk pembentukan pasangan bintang lainnya.


Piringan bahan yang dilihat pada bintang-bintang muda di Awan molekular Perseus dengan teleskop radio VLA. kredit: Segura-Cox, et al., NRAO/AUI/NSF.

Ketika protobintang terbentuk di pusat awan atau ketika bahan mengalami keruntuhan dan membentuk bintang muda. Saat bahan runtuh dan ditarik ke bintang, medan magnetik juga ikut serta. Akibatnya medan magnetik jadi semakin berpengaruh ketika terkonsentrasi di bersahabat bintang. Tapi ketika medan magnetik sejajar dengan sumbu rotasi bintang, maka rotasi piringan dapat diperlambat dan ukuran piringan juga dapat dibatasi. Secara teoretis, pemodelan ini disebut pengereman magnetik. Ketika pengereman magnetik terjadi, piringan gas dan abu akan dibatasi hingga radius 10 kali jarak Bumi – Matahari. Atau hingga di area Saturnus.

Yang ditemukan oleh Dmonique dan timnya jauh lebih besar dari pemodelan. Piringan di bintang muda tersebut berukuran 15 – 30 kali jarak Bumi – Matahari. Bahkan diduga piringan abu di sekitar bintang muda ada yang lebih besar lagi. Hal ini disebabkan oleh medan magnetik dan sumbu rotasi yang tidak sejajar pada sebagian sistem bintang. Akibatnya, imbas pengereman magnetik jadi berkurang.

Pengamatan piringan abu pada bintang muda juga mengatakan keberadaan seluruh lemen yang diharapkan untuk pembentukan planet sudah ada semenjak awal kehidupan bintang. Dan partikel berukuran kecil (beberapa sentimeter) juga sudah ada pada piringan yang usianya juga masih sangat muda. Implikasinya apa? Pembentukan obyek atau planet padat dapat terjadi dengan cepat. Dan ini juga memberi implikasi pada pembentukan planet gas raksasa yang harus terjadi dengan cepat sebelum bahan di piringan menghilang.
 
Copyright © 2014 All about wedding

Powered by Themes24x7