BREAKING NEWS

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Saturday, January 16, 2016

Menelusuri Jejak Saudara Kembar Eta Carinae

Eta Carinae atau Eta Argus yaitu sistem bintang yang sangat masif dan terang! Eta Carinae berada jauhhhh dari Bumi. Jaraknya 7500 tahun cahaya di selatan rasi Carina. Sistem bintang ini sangat terang. Mengalahkan Matahari dengan kecerlangan 5 juta kali lebih terang!

Eta Carinae. Kredit: NASA, ESA, & tim Hubble SM4 ERO

Sistem ini merupakan sistem bintang berdua yang saling mengorbit setiap 5,5 tahun. Bintang paling masif dalam sistem Eta Carinae mempunyai massa 90 massa Matahari sedang bintang yang lebih kecil massanya hanya 30 kali massa Matahari!

Sistem Eta Carinae sangat populer dengan ledakan yang terjadi pada tahun 1840. Pada ketika itu Eta Carina melepaskan bahan setidaknya 10 kali massa Matahari ke angkasa. Kejadian ini sekaligus memperluas tabir gas dan abu yang melingkupi Eta Carinae. Dan Eta Carinae pun menjadi obyek satu-satunya di Bima Sakti.

Sebagai satu-satunya yang ada di Bima Sakti dan dapat terhitung yang paling bersahabat dengan Bumi dalam jarak 10000 tahun cahaya. Eta Carinae menjadi laboratorium bagi penelitian bintang massa besar. Tak hanya itu, di laboratorium yang sangat jauh inilah para astronom mencari tahu mengapa erupsi menyerupai di Eta Carinae dapat terjadi dan apa hubungannya dengan evolusi bintang masif.

Untuk dapat mencapai satu kesimpulan, diharapkan perbandingan. Tapi, tidak ada yang menyerupai dengan Eta Carinae di Bima Sakti. Tidak hingga teleskop Hubble dan Spitzer berhasil menemukan 5 obyek lain yang punya kemiripan dengan Eta Carinae. Tapi kelima obyek ini bukan di Bima Sakti. Mereka ada di galaksi lain.

Mencari Jarum di antara Jerami

Tidak gampang untuk menemukan bintang yang sangat masif. Biasanya bintang menyerupai ini sangat jarang. Akan tetapi, kehadiran bintang menyerupai ini mempunyai efek yang sangat besar bagi evolusi galaksi dimana mereka berada. Baik besar lengan berkuasa dalam hal senyawa kimia di galaksi maupun pada evolusi fisik galaksi itu sendiri. Bintang tipe ini menghasilkan dan sekaligus membuatkan sejumlah besar elemen kimia yang penting bagi kehidupan. Cara bintang ini mengakhiri hidupnya lewat ledakan supernova menjadikannya salah satu sumber bahan bintang baru.

Dan.. mencari serta menemukan bintang langka sesaat sehabis terjadi ledakan besar bukan perkara mudah. Mirip mencari jarum di antara tumpukan jerami. Padahal para astronom tahu di alam semesta bintang menyerupai Eta Carinae masih ada.

Inilah yang dilakukan oleh Rubab Khan, dari NASA Goddard Space Flight Center, Greenbelt, Maryland bersama timnya yang terdiri dari Krzysztof Stanek, Scott Adams dan Christopher Kochanek dari Ohio State University di Columbus, serta George Sonneborn dari NASA Goddard. Mereka mengembangkan sidik jari optik dan inframerah untuk dapat mengindikasi kehadiran saudara kembar Eta Carinae atau Saudara kembar Eta.

Debu terbentuk di dalam gas yang dilontarkan bintang masif. Debu yang terlontar ini menimbulkan terjadinya peredupan cahaya bintang pada panjang gelombang ultraviolet dan cahaya tampak. Tapi abu menyerap dan memancarkan kembali energi yang ia terima sebagai panas pada panjang gelombang infrared-menengah.

Pengamatan dilakukan dengan Teleskop Hubble dan Spitzer. Teleskop Spitzer dipakai untuk melihat terjadinya peningkatan kecerlangan. Hasilnya dibandingkan dengan peredupan pada foto yang diambil teleskop Hubble. Dengan cara ini para astronom dapat membandingkan jumlah abu yang ada di obyek yang diamati dan lalu dibandingkan dengan Eta Carinae.

Dua kandidat saudara kembar Eta Carinae di galaksi spiral M83. Kredit: NASA, ESA, tim Hubble Heritage (STScI/AURA) & R. Khan (GSFC and ORAU)

Hasil pengamatan dari tahun 2012 – 2014 pada tujuh galaksi tidak menawarkan kehadiran saudara kembar Eta Carinae. Tapi dalam survei tahun 2015, tim ini menemukan 2 kandidat kembaran Eta Carinae di galaksi M83 yang berada 15 juta tahun cahaya. Tiga kandidat lainnya juga ditemukan masing-masing di galaksi NGC 6946, M101 dan M51 yang berada dalam rentang jarak 18 dan 26 tahun cahaya.

Sumber: langitselatan.com 

Friday, January 15, 2016

Bersendawa Ala Lubang Hitam

Lubang hitam pun bisa bersendawa. Mungkin ada yang lupa mengajari moral meja makan pada lubang hitam tersebut. tapi bukannya ditegur, sendawa ala lubang hitam jadi bukti penting bagi para astronom.

Ceritanya, teleskop Sinar-X Chandra milik NASA yang berada di luar angkasa berhasil menemukan bukti ledakan yang sangat dasyat yang terjadi di lubang hitam raksasa. Kejadiannya sedang berlangsung di lubang hitam supermasif yang cukup bersahabat dengan Bumi. Si lubang hitam supermasif ini berada di sentra galaksi kecil berjulukan NGC 5195. Galaksi kecil NGC 5195 ini sedang dalam proses bergabung dengan galaksi spiral NGC 5194 atau Galaksi Pusaran atau Galaksi Whirlpool, yang lebih besar. Kedua galaksi tersebut berada dalam sistem galaksi Messier 51 dan berada 26 juta tahun cahaya dari Bumi. Jauh dalam pandangan insan tapi bersahabat jikalau kita ukur dari skala alam semesta

Dua busur cahaya yang dilihat di NGC 5195 yang mengindikasikan ledakan dasyat di lubang hitam. Kredit: X-ray: NASA/CXC/Univ of Texas/E.Schlegel et al; Optical: NASA/STScI

Lubang hitam, bukanlah lubang di angkasa tapi sebuah benda yang mempunyai gravitasi yang sangat berpengaruh sehingga cahaya pun tidak bisa lepas dari benda ini. Akibatnya tidak ada cahaya yang dipancarkan dari benda yang tampak gelap di angkasa dan hanya bisa diketahui keberadaannya, dari aktivitasnya yang menarik bahan di sekelilingnya. Akibatnya, lubang hitam juga kita kenal sebagai pelahap yang rakus yang melahap bintang dan gas yang ada di dekatnya.

Rupa-rupanya, sehabis makan lubang hitam juga bersendawa. Ini diketahui dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh Eric Schlegel dari University of Texas di San Antonio.

Yang menarik, sikap lubang hitam yang bersendawa bukan suatu hal yang janggal melainkan cukup sering terjadi ketika alam semesta masih sangat muda. Dan sikap ini juga penting untuk perjalanan evolusi galaksi. Adalah hal yang umum bagi lubang hitam besat untuk membuang gasnya ke luar. Tapi, sangat langka untuk bisa melihat insiden ini dari dekat.

Tak Hanya Menghisap Tapi Juga Memuntahkan Materi

Pengamatan teleskop Chandra, mengatakan dua busur pancaran sinar X yang berada bersahabat dengan sentra NGC 5195. Busur tersebut diduga merupakan fosil atau peninggalan ledakan yang luar biasa dasyat dari lubang hitam yang memuntahkan bahan kembali ke galaksi. Apa yang terjadi terang mempunyai imbas yang besar pada galaksi tersebut.

Dalam pengamatan Chandra, di luar busur sinar-X, para pengamat juga mendeteksi wilayah emisi gas hidrogen yang cukup dingin. Artinya, sinar X yang dipancarkan dari lubang hitam itu jadi penyapu gas yang hambar dari sentra galaksi. Inilah yang menjadi tanda kalau lubang hitam supermasif menghipnotis galaksi yang ia huni lewat fenomena umpan balik. Atau lebih tepatnya lewat fenomena sendawa bahan kembali ke galaksi.

Busur sinar X yang dilihat pada NGC 5195 dikelilingi oleh gas dan di bab terluar busur, ada area yang juga sudah dibersihkan. Kondisi ini mengindikasikan bahan yang ada di area tersebut sudah cukup untuk memicu kelahiran bintang baru.

Umpan balik atau insiden dimana lubang hitam bersendawa dan memuntahkan kembali materinya dalam sebuah ledakan dasyat merupakan cara untuk menjaga biar galaksi tidak bertumbuh terlalu besar. Di ketika yang sama, insiden tersebut juga menjadi pemicu pembentukan bintang baru.

Kejadian ini membuktikan kalau lubang hitam tidak hanya menjadi perusak tapi juga bisa membentuk sesuatu yang gres di galaksi yang ia huni.

Ledakan di NGC 5195

Para astronom menerka kalau ledakan yang terjadi pada lubang hitam supermasif NGC 5195 dipicu oleh interaksi antara dua galaksi. dalam hal ini galaksi yang lebih kecil dan pasangan galaksi spiralnya yang lebih besar. Interaksi menjadikan terjadinya pemikiran gas menuju lubang hitam. Energi yang dihasilkan dari bahan yang mengalir inilah yang menjadikan terjadinya ledakan. Diperkirakan, waktu yang diharapkan biar busur bab dalam yang diamati bisa mencapai posisinya ketika ini yaitu 1 – 3 juta tahun dan 3-6 juta tahun untuk busur terluar.

Hal lain yang penting dari pengamatan ini yaitu lokasi dari kedua busur tersebut. Mereka berada di luar area dimana terdapat arus berpengaruh atau angin yang sebelumnya dideteksi pada lubang hitam supermasif aktif di galaksi lain. Tapi keberadaan busur ini juga masih di dalam rongga dan filamen gas panas yang lebih besar, yang juga dideteksi keberadaannya di galaksi masif lainnya.

Dengan kata lain, teleskop Chandra gres saja menyajikan pemandangan langka dari tahap menengah proses umpan balik yang sedang terjadi antara gas antar bintang dan lubang hitam! Menarik bukan?



Sumber:

Gaya Hidup Menyerupai Ini Jadi Pemicu Besar Orang-Orang Terkena Kanker





Semakin hari kasus penyakit kanker semakin meningkat. Banyak orang yang terkena aneka macam jenis penyakit kanker. Hal ini pun menciptakan sejumlah peneliti merasa terpancing untuk meneliti penyebabnya. Dan ternyata jadinya menyatakan bahwa 65 persen penderita kanker menderita kanker akhir mutasi DNA, sementara 35 persen sisanya mengalami kanker akhir kombinasi adanya mutasi, lingkungan dan warisan genetik.

Kemudian salah satu peneliti melaksanakan pendekatan lagi pada penyebab dari luar. Mereka mencoba mencari tahu apakah penyebab penyakit kanker yang disebabkan lantaran faktor luar apakah lebih besar atau tidak.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa contoh makan yang tidak sehat, gaya hidup yang tidak sehat dan kebiasaan mengonsumsi rokok dan sebagainya merupakan faktor dari luar yang cukup besar dan bahkan lebih besar dari faktor mutasi DNA.

Untuk itu, peneliti menyatakan bila seseorang dapat terkena aneka macam penyakit kanker seperti, kanker paru-paru, kankaer prostat, kanker tiroid, kanker payudara, dan sebagainya sangat besar kemungkinan disebabkan lantaran faktor luar yang tidak sehat.

Seperti gaya hidup yang kurang sehat, lingkungan kotor, sering mengonsumsi makanan cepat saji, mengonsumsi rokok, dan sebagainya.

Nah, sebaiknya kita harus menjaga contoh makan kita, jangan terlalu suka mengonsumsi makanan yang dilihat lezat dan murah-murah. Ada baiknya menciptakan makanan sendiri di rumah, itu lebih baik dan lebih sehat.

Kita juga perlu tinggal di lingkungan yang higienis dan punya gaya hidup yang sehat serta bersih. Batasi pengunaan obat-obatan, minum alkohol, dan juga rajin lah berolahraga.




Sumber:

Tren Baru, Abg Foto-Foto Di Zebra Cross

Ada-ada saja acara yang dilakukan anak muda untuk mengatakan kreativitas mereka. Salah satunya yakni kelompok yang menamakan diri pegasusgeng ini. Mereka berfoto di tengah jalan kemudian memamerkannya di media sosial.

Meski lampu kemudian lintas sedang menyala merah, tapi fungsi zebra cross yakni untuk menyebarang, tidak untuk bermain-main. Tindakan itu tentu saja dapat membahayakan nyawa mereka.

Berikut yakni foto-foto pegasusgeng berfoto di tengah jalan.












Sumber:

Jodoh, Perempuan Mungil Ini Dipersunting Laki-Laki Muda Nan Tampan


Jodoh, memang sebuah misteri. Tapi, untuk mencari jodoh, insan juga harus mau berusaha dan berjuang.

Pengalaman ini dirasakan oleh Noemi yangmenemukan jodohnya di usia 40 tahun. Tubuhnya yang tetap saja mungil tidak menyerupai perempuan kebanyakan tak membuatnya berkecil hati dan patah semangat. Dia justru bertemu dengan pendamping hidupnya, seorang lelaki rupawan berusia 25 tahun.

Pasangan yang sedang berbahagia ini menikah pada Senin, 2 November 2015 di Balai Kota Quezon, Filipina. Dalam postingan di akun Facebooknya, Noemi mengungkapkan suaminya yang ganteng itu berjulukan Jobbie Palmones Hebrio. Noemi mengaku kalau Hebrio ialah cinta sejatinya.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang menghadiri ijab kabul kami,” tulis Noemi menyerupai dikutip Uniqpostt dari akun Facebooknya.

Berikut foto-foto kemesraan pasangan tersebut:










Video: Bocah Ini Cabut Gigi Pakai Chevrolet Camaro



Seorang ayah dalam video di atas melaksanakan wangsit absurd untuk mencabut gigi anaknya. Alih-alih pergi ke dokter gigi, ia justru memakai kendaraan beroda empat Chevrolet Camaro.

Gigi anak laki-lakinya diikat dengan tali lalu kaitkan pada bab belakang kendaraan beroda empat seharga Rp 2 miliar itu. Dia lalu memacu kendaraan beroda empat itu dan gigi anaknya berhasil tanggal.


Chevrolet Camaro yaitu salah satu jenis kendaraan beroda empat sport yang memakai mesin 2.000 cc atau setara dengan 335 tenaga kuda.


Sumber:

Aksi Koki Ruang Angkasa

Memasak alam semesta agak ibarat dengan memanggang makanan ringan anggun di rumah: campur bahan-bahan (misalnya telur, tepung, dan susu), masukkan ke dalam kondisi yang sempurna (wajan panas), kemudian kalian akan mendapat sesuatu yang gres dan keren tak terkira (panekuk!).

Cara alam semesta memasak juga ibarat itu. Molekul-molekul menjadi materi penyusun kehidupan, planet, dan objek-objek lain di sekitar kita, tapi molekul-molekul itu sendiri juga harus diciptakan terlebih dahulu.

Molekul tersusun dari partikel-partikel sederhana yang disebut atom. Sebagai contoh, air merupakan sebuah molekul yang terbentuk dari dua atom hidrogen dan satu atom oksigen. Namun, molekul tidak tumbuh di sembarang tempat. Seperti dalam resep, temperaturnya haruslah pas.

Temperatur di kawasan yang bersahabat dengan bintang terlalu tinggi sehingga molekul-molekul tertentu tidak sanggup terbentuk. Sebaliknya, temperatur di kawasan yang jauh dari bintang sangatlah rendah sehingga molekul-molekul itu pun tidak sanggup terbentuk. Hal itu terjadi alasannya yaitu sebagian materi baku yang diharapkan mulai membeku.

Untuk membantu kita mengetahui di mana tempat mencari banyak sekali molekul di ruang angkasa, para astronom telah mengamati bintang muda berselubung cincin gas dan bubuk kosmis yang tebal. Suatu dikala nanti planet-planet mungkin akan terbentuk dari cincin ini.

Setelah menyisir cincin yang mengelilingi bintang tersebut, di tempat yang temperaturnya pas mereka menemukan gas yang mengandung molekul yang rapuh. Bukan sesuatu yang mengejutkan. Yang mengejutkan justru dikala mereka menemukan lebih banyak gas yang terbentuk dari molekul-molekul itu di cincin kedua, lebih jauh dari sumber panas bintang. Kalian sanggup melihat kedua cincin di foto keren berikut.


Sebuah bintang muda dikelilingi dua cincin gas dan bubuk kosmis yang tebal. Suatu dikala nanti planet-planet mungkin akan terbentuk dari cincin ini. Setelah menyisir kedua cincin tersebut, para astronom menemukan gas yang mengandung molekul lembut. Sebelumnya para astronom tak mengira bila molekul-molekul tersebut sanggup bertahan di kondisi yang demikian. Kredit: NRAO.

Sekilas inovasi ini tidak terlalu mengesankan. Namun, bagi astronom inovasi ini penting sekali. Penemuan ini mengatakan bahwa molekul-molekul sanggup terbentuk di tempat-tempat yang tidak terduga. Selain itu, inovasi ini juga akan membantu kita lebih memahami wacana molekul-molekul di Tata Surya, yang terbentuk dari piringan yang ibarat dengan piringan yang mengelilingi bintang muda.

Fakta Menarik: Molekul yaitu pembawa pesan antarbintang yang menginformasikan kepada kita bagaimana dan di mana banyak sekali jenis molekul dibentuk. Molekul-molekul yang ditemukan di Bumi mengatakan bahwa air di Bumi ini bahkan lebih bau tanah daripada Matahari!


Sumber:
 
Copyright © 2014 All about wedding

Powered by Themes24x7