BREAKING NEWS

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Monday, November 23, 2015

Salmon Hasil Rekayasa Genetik Sanggup Dikonsumsi


(Foto: ilustrasi)

Pemerintah Amerika Serikat membuka jalan bagi satu tipe salmon Atlantik hasil rekayasa genetika untuk dibudidayakan guna konsumsi manusia, izin pertama untuk hewan yang DNA-nya sudah dimodifikasi.

Lima tahun lalu, Badan Pangan dan Obat Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) untuk pertama kalinya menyatakan bahwa produk buatan AquaBounty Technologies yang bermarkas di Massachusetts itu seaman salmon Atlantik yang dibudidayakan secara konvensional.

Produk AquaBounty tidak akan membutuhkan pelabelan khusus alasannya kandungan nutrisinya setara dengan salmon Atlantik yang dibudidayakan secara konvensional, kata FDA pada Kamis (19/11).

AquaBounty menyebarkan salmon dengan mengubah gen-gennya sehingga mereka sanggup tumbuh lebih cepat ketimbang salmon yang diternakkan secara konvensional, dan diperkirakan butuh dua tahun lagi untuk mencapai piring konsumen alasannya distribusinya masih direncanakan.

AquaBounty menyatakan salmon itu hanya butuh waktu separuh dari waktu salmon yang dibudidayakan secara konvensional untuk tumbuh hingga ukuran pasaran sehingga ekonomis waktu dan sumber daya.

Ikan ini intinya salmon Atlantik dengan gen salmon Pasifik untuk tumbuh lebih cepat dan satu gen dari semacam belut bahari yang memunculkan sifat pertumbuhan sepanjang tahun.

Kelompok-kelompok penggagas hanya memberikan kekhawatiran mereka bahwa makanan-makanan hasil rekayasa genetika berisiko berdampak ke lingkungan atau kesehatan publik.

Beberapa di antaranya gres ini juga menyatakan akan menentang penjualan salmon hasil rekayasa genetika ke publik, sementara beberapa peritel menyatakan tak akan menaruh ikan-ikan itu di rak penjualan mereka.

Kroger Co, jaringan kelontong tradisional terbesar di negara itu, "tidak berniat melaksanakan pembelian atau penjualan salmon hasil rekayasa genetika," kata juru bicara Keith Dailey.

Perusahaan perdagangan Joe's and Whole Foods Market Inc juga menegaskan bahwa mereka tidak berniat memakai produk itu.

Target Corp menyingkirkan salmon hasil ternak demi salmon liar tangkapan tahun 2010, yang berdasarkan juru bicara Molly Snyder merupakan langkah pertama dalam kesepakatan jangka panjang untuk meningkatkan keberlanjutan keragaman produk kelautan.

"Kami dikala ini tidak berencana memperlihatkan salmon hasil rekayasa genetika," kata Snyder.

Kepala Eksekutif AquaBounty Ronald Stotish menyampaikan izin itu merupakan "pengubah permainan yang membawa masakan sehat dan bernutrisi ke konsumen dengan cara yang bertanggung jawab ke lingkungan tanpa merusak samudera dan habitat bahari lainnya."

Izin untuk ikan yang dijual dengan nama dagang AquAdvantage itu mensyaratkan salmon hanya dibudidayakan di dua area darat dan mencakup kawasan pemijahan di Kanada dan Panama, dan bukan di Amerika Serikat.

Semua ikan itu betina dan secara reproduksi steril untuk mencegah perkawinan salmon hasil modifikasi genetik dengan salmon liar, kata pejabat FDA.

Lembaga itu pada Kamis juga mengeluarkan draf panduan perihal bagaimana produsen masakan sanggup mengidentifikasi apakah salmon dalam produk mereka merupakan hasil rekayasa genetika. Panduan itu menyatakan pelabelan sifatnya sukarela.

Stotish menyatakan dalam wawancara bahwa AquaBounty akan mengikuti hukum FDA perihal pelabelan dan kini "tidak akan membutuhkan pelabelan."

"Terus terang, ini area yang tidak kita bahas hari ini," katanya.

Bukti Kredibel

Dr. William Muir, profesor genetik di Purdue University yang mendesak pemerintah mengizinkan penggunaan salmon itu, menyampaikan "tidak ada bukti kredibel" yang memperlihatkan bahwa ikan-ikan hasil rekayasa genetika itu menimbulkan risiko pada kesehatan insan atau lingkungan.

"Praktik kini memakai salmon liar tangkapan sebagai sumber masakan itu tidak berkelanjutan, samudra-samudra kita sudah terlalu banyak diambil ikannya," kata Muir.

Muir termasuk di antara 80 ilmuwan dan eksekutif industri bioteknologi yang pada 2014 mengirim surat ke Presiden Barack Obama meminta pemerintah mendukung pinjaman izin.

Salmon AquaBounty aslinya dikembangkan sebagai varietas cepat tumbuh oleh kelompok ilmuwan universitas publik Kanada sekitar seperempat kala lalu, dan perusahaan itu berusaha menerima izin pemerintah selama hampir dua dekade, kata Dr. Alison Van Eenennaam dari University of California, Davis, yang pada 2010 bekerja di Komite Pertimbangan Kedokteran Hewan FDA yang menyelidiki salmon AquaBounty.

Dia menyebut proses lima tahun pembuatan keputusan FDA perihal ikan itu "tak terduga" dan menyatakan izin itu sudah "terlambat lama."

Analis kebijakan FDA Laura Epstein menyampaikan kepada reporter bahwa izin itu merupakan yang pertama, forum ingin "semua benar" dan memperlihatkan banyak kesempatan untuk menampung pendapat publik.

Juru bicara FDA Juli Putman menyampaikan AquaBounty pertama kali memulai pembicaraan dengan FDA pertengahan 1990an.

Dia menyampaikan forum mengkaji data dan informasi dari perusahaan dikala perusahaan menyerahkannya hingga Juli tahun ini.

Joe Perry, bekas kepala European Food Safety Authority, menyatakan pemerintah Eropa akan membutuhkan jauh lebih banyak data ketimbang FDA sebelum memberi lampu hijau ke salmon hasil rekayasa genetik serupa.

Kelompok-kelompok lingkungan dan konsumen Amerika Serikat juga kembali menyatakan penentangan mereka ke produk itu.

Patty Lovera, ajun administrator Food & Water Watch, menyatakan kelompok berbicara ke anggota Kongres perihal pencabutan kembali izin FDA.

Kelompok itu juga mempertimbangkan untuk mengajukan somasi untuk mencegah salmon hasil rekayasa genetika mencapai pasar.

Kelompok penggagas Friends of the Earth memperkirakan bahwa rekayasa genetika sedikitnya 35 jenis ikan, bersama dengan ayam, babi, dan sapi sedang dalam pengembangan.

Keputusan FDA perihal salmon sanggup menjadi preseden perizinan yang lebih gampang untuk spesies-spesies hasil rekayasa genetika yang lain, demikian menyerupai dilansir kantor gosip Reuters.[tar]




Sumber:
inilah.com
 
Copyright © 2014 All about wedding

Powered by Themes24x7