Namun, semenjak dulu sudah ada semacam aturan tidak tertulis yang berlaku di antara suku Sunda dan suku Jawa ini. Intinya memang tidak boleh ada ijab kabul antara keduanya alasannya satu dan lain hal. Waktu berlalu, aturan ini sering dianggap mitos saja yang keberadaannya antara ada dan tiada.
1. COWOK JAWA JANGAN PERNAH MENIKAH DENGAN CEWEK SUNDA
Seorang pemuda yang terlahir dengan darah Jawa bebas untuk menentukan calon pendamping hidupnya. Namun, jangan pernah jatuh hati dengan cewek Sunda. Kira-kira begitu pengajaran yang diberikan oleh orangtua Jawa dulu. Begitu pula dengan cewek Sunda. Menurut cerita, semenjak kecil mereka didoktrin untuk tidak menentukan pemuda Jawa sebagai pasangan. Kini, anggapan itu tampaknya sudah tidak digubris lagi.
2. PASANGAN SUNDA-JAWA MENIKAH MAKA PERNIKAHANNYA RUSAK
Poin ini masih berkaitan dengan nomor 1 di atas. Konon banyak yang beranggapan bila benar-benar terjadi ijab kabul antara pemuda Jawa dan cewek Sunda, maka ijab kabul keduanya takkan pernah langgeng alasannya perbedaan kultur dan kebiasaan. Akibatnya, akan selalu muncul konflik-konflik sehingga bikin rumah tangga menyerupai di neraka. Untungnya, mitos ini tidak benar-benar terbukti. Banyak juga pasangan Jawa-Sunda yang masih adem ayem hingga tua.
3. CEWEK SUNDA MATERIALISTIS
Masih berdasarkan mitos yang sama, konon alasan kenapa pemuda Jawa tak boleh menikahi cewek Sunda alasannya mereka materialistis. Hanya mau dengan laki-laki kaya dengan tujuan untuk menguras habis hartanya. Atau kalau tidak terlalu kaya, si suami akan dipaksa untuk terus bekerja keras kemudian si istri yang menikmati hasilnya. Sekali lagi, ini hanya mitos yang kebenarannya masih dipertanyakan.
4. CEWEK SUNDA SUKA DANDAN
Mitos yang beredar juga menyebut wacana kebiasaan perempuan Sunda yang suka dandan. Lalu apa hubungannya dengan dilarangnya ijab kabul Jawa dan Sunda? Ini sering dikaitkan dengan filosofi perempuan Sunda yang tak mau diajak susah. Mereka dianggap hanya ahli bersolek saja namun tidak mau bekerja keras. Lagi-lagi ini hanya mitos yang belum tentu benar.
5. PERSETERUAN JAWA DAN SUNDA DIAWALI DARI PERANG BUBAT
Banyak yang berkeyakinan bila mitos satu ini diurutkan ke atas, maka akan hingga kepada insiden pecahnya Perang Bubat. Perang ini yaitu perseteruan antara Kerajaan Majapahit dan Padjajaran yang berdasarkan beberapa versi terdapat intrik dan tipu muslihat di dalamnya. Intinya, Padjajaran merasa dikhianati oleh Majapahit, hingga karenanya insiden ini menciptakan Padjajaran murka dan bersumpah keturunannya tidak akan pernah bekerjasama dengan orang-orang Majapahit. Kejadian ini kemudian dipercaya sebagai awal mitos larangan ijab kabul Sunda dan Jawa tersebut.
Sumber: