Surga bagi para pecinta alam dan para pendaki gunung yaitu citra dari Gunung Rinjani ini. Para pendaki sanggup menempuh jalur senaru dan jalur pendakian sembalun, yang rata-rata harus ditempuh dalam waktu sekitar 7 – 10 jam. Ini sebab jarak yang di tempuh kurang lebih 8 kilometer, yang dilakukan dengan berjalan kaki sambil menikmati pemandangan Gunung Rinjani. Ada pula objek wisata lain di sekitar Gunung Rinjani yaitu Danau Segara Anak yang merupakan hulu sungai Koko Puteq, dimana kebanyakan orang menggunakannya sebagi kawasan meditasi. Danau inipun dimanfaatkan sebagian wisatawan untuk berkemah, mancing dan penduduk Lombok pun sendiri sering mengunjungi kawasan tersebut untuk memanjakan diri berendam di bak air panas.
Tapi dibalik keindahan gunung Rinjani, ada sebuah misteri yang tak pernah terkuak. Misteri yang bekerjasama dengan alam mistik dan para penghuni-penghuni awal gunung Rinjani yang berwujud halus. Pada artikel ini, kita akan mengesampingkan keindahan gunung Rinjani untuk sejenak dan membahas kisah misteri ini.
Berikut ini yaitu misteri dibalik Pegunungan Rinjani.
Dipercayai penduduk serta masyarakat Lombok, puncak Gunung Rinjani ini dihuni oleh sosok ratu jin yang berjulukan Dewi Ajani. Menurut dongeng rakyat, Ratu Dewi Anjani ini yaitu Putri Raja yang mempunyai kisah cinta yang tak hingga karena keluarga kerajaan melarangnya menikah dengan pujaan hatinya yang bukan dari keturunan seorang raja. Sehingga balasannya Dewi Anjani inipun menghilang di sebuah titik mata air yang berjulukan Mandala. Makanya ketika ini masyarakat Lombok sangat percaya kalau Dewi Anjani menjadi penguasa dunia mistik di puncak gunung tersebut. Tempat bersemayam ratu jin ini disebut Segara Muncar. Katanya pada waktu tertentu istana ratu jin tersebut sanggup dilihat dengan kasat mata.
Di kisah lain diceritakan juga ihwal seorang wisatawan Jepang yang mondar-mandar di tepian danau ini mencari sepatunya yang hilang sebelah. Dia pun berjalan ke tengah danau dan tak pernah muncul lagi sehabis itu. Setelah beberapa hari kemudian barulah jasadnya ditemukan mengapung di permukaan danau.
Sebagai orang Indonesia, dongeng mengenai penghuni halus pegunungan ibarat ini sudah sering kita dengar sebelumnya. Banyak orang yang mengakui bahwa kejadian-kejadian mistis ibarat ini terjadi di hadapan mereka sendiri, sehingga sulit untuk tidak percaya walaupun logika berusaha menolak. Jika Anda gemar mendaki gunung, silahkan kunjungi pegunungan Rinjani dan buktikan sendiri.
Sumber: