10. Black Banded Sea Krait
Menempati posisi terakhir dalam daftar 10 ular paling mematikan di dunia. Ular mematikan ini ditemukan hampir di seluruh perairan hangat di bab barat dari Samudra Pasifik. Makanan utama dari ular ini ialah ikan yang berenang di air. Namun alasannya ular ini tidak mempunyai pergerakan yang cepat, maka ular mematikan ini memanfaatkan kerikil koral untuk bersembunyi. Racun dari ular ini diperkirakan 10x lebih berpengaruh daripada yang dimiliki oleh ular kobra.
Many-Banded Krait dikenal juga dengan Taiwanese Krait atau Chinese Krait. Adalah ular yang mempunyai racun paling mematikan yang sanggup ditemukan di Cina Selatan dan Asia Tenggara. Ular mematikan ini mempunyai maksimum panjang sekitar 1,85 meter. Memiliki badan panjang dan ramping dengan warna hitam-putih. Hewan melata mematikan ini biasa berburu masakan pada malam hari dengan cara bersembunyi dalam lubang. Ular ini memangsa katak, tikus, belut, dan bahkan sesama ular lainnya.
Menempati posisi ke 8 sebagai ular paling mematikan di dunia ialah ular Costal Taipan Walaupun hanya menempati posisi ke 8, namun bila dibandingkan dengan ular darat lainnya, racun yang dimiliki oleh ular ini membuatnya menempati posisi ke 3. Ular mematikan ini sanggup bertumbuh hingga sepanjang 3,6 meter dengan warna badan hitam atau abu-abu keunguan dengan corak hitam di bab belakang. Menu utama dari ular ini biasanya ialah tikus.
Sama menyerupai kebanyakan ular bahari lainnya, ular ini dikenal berbahaya alasannya mempunyai racun yang mematikan bagi manusia. Racun dari ular ini masuk dalam peringkat 7 ular paling mematikan di dunia. Ular mematikan tidak terlalu sulit dikenali alasannya ular ini merupakan ular bahari mematikan satu-satunya yang mempunyai ciri khas duri di bab kepalanya. Ular ini mengkonsumsi ikan kecil sebagai hidangan utamanya.
Ular mematikan satu ini seringkali ditemukan di tempat perairan panas di seluruh dunia termasuk Samudra Atlantik. Ular mematikan jenis ini mempunyai warna yang bervariasi pada tubuhnya. Bagian atasnya selalu berwarna hitam, namun bab bawahnya ada yang berwana kuning, ada juga yang berwarna coklat. Racun mematikan dari ular ini biasa dipakai untuk membunuh mangsanya yang kebanyakan ikan. Sampai sejauh ini tidak diketahui seberapa fatal imbas racunnya terhadap manusia.
Adalah ular paling mematikan kedua yang bertempat tinggal di darat. Ular ini mempunyai racun mematikan yang bersifat neurotoksin. Hanya dengan 2 miligram racun dari ular mematikan yang remaja cukup untuk membunuh seorang insan dewasa. Jangan mengira hanya yang remaja yang mempunyai racun mematikan, ular mudanya pun mempunyai racun yang juga sanggup membunuh orang dewasa. Walaupun begitu, ular ini bukanlah ular yang agresif. Jika menemukan ular ini, lebih baik Anda mulai menjaga jarak alasannya ular ini sangat sensitif terhadap pergerakan sekecil apapun.
Kembali lagi ke air, Dubois Sea Snake merupakan ular mematikan di dunia yang mempunyai habitat di bawah air. Memliki nama lain Reef Shallows Sea Snake, ular mematikan ini sering dijumpai di Papua New Guinea, New Caledonia, dan juga tempat pesisir pantai Australia. Mereka seringkali berburu masakan berupa belut dan ikan-ikan kecil pada ketika senja dan fajar. Walaupun ular ini termasuk ular yang mematikan namun ular ini tidaklah terlalu agresif. Mereka hanya menyerang bila merasa terancam dan serangan yang dilakukan ular mematikan ini tidak dilakukan secara spontan.
Dikenal juga dengan nama Small Scaled Snake dan Fierce Snake, ular ini menjadi ular yang paling mematikan di dunia urutan ke-3. Namun kalau di darat, ular inilah yang paling mematikan. Sebanyak 110 miligram racunnya sanggup membunuh 250.000 ekor tikus dan 100 manusia. Banyak ditemukan di Australia, ular ini sanggup merubah warna kulitnya tergantung dengan kondisi iklim tempat tinggalnya. Sejauh ini belum ditemukan imbas fatal dari ular mematikan ini, hal ini dikarenakan sifat ular ini yang cukup pemalu dan jarang sekali bertemu eksklusif dengan manusia.
Ular ini dikenal dengan beberapa nama, namun salah satu nama yang paling sering dipakai untuk ular mematikan ini ialah Hook Nosed Sea Snake, Beaked Sea Snake, Common Sea Snake, dan Valakadyn Sea Snake. Ular yang juga hidup di bawah air ini sanggup menyelam sejauh 100 meter di bawah permukaan laut. Ular mematikan ini berburu mencari mangsanya pada ketika siang dan juga malam. Walaupun ular ini mempunyai racun mematikan 4 hingga 8x lebih berpengaruh dari ular kobra, ular ini masih termasuk ular yang jinak. Para nelayan yang menemukan ular ini biasanya eksklusif melemparnya kembali ke air tanpa gigitan sama sekali.
Inilah ular paling mematikan nomor 1 di dunia. Hanya dengan beberapa miligram dari sanggup ular mematikan ini sanggup membunuh sebanyak 1000 orang. Ular mematikan yang hidup di bawah air inipaling banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara dan juga Australia bab Utara. Gigitan ular ini tidak sepenuhnya mengandung racun, hanya sekitar 1/4 gigitannya yang mengandung racun mematikan dan juga ular ini relatif jinak. Biasanya yang paling sering bertemu dan menjadi korban dari ular ini ialah para nelayan di laut. Para nelayan biasa digigit ketika berusaha untuk menarik jaring ikan yang ternyata di dalam jaring tersebut juga terdapat ular paling mematikan ini.