Kecantikan tumbuhan dan fauna orisinil Indonesia yang terancam punah dan tidak sanggup diketahui oleh generasi penerus yaitu anak dan cucu kita nantinya. Sepuluh jenis tumbuhan di bawah ini termasuk dalam daftar tumbuhan langka yang terancam punah, tidak hanya di Indonesia saja tetapi di dunia.
10. Damar
Tanaman ini berasal dari Papua dan merupakan salah satu jenis pohon yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Getah damar merupakan materi baku industri yang menciptakan keberadaannya sangat diminati para pengusaha industri alasannya kandungan asam resinol, resin, serta minyak atsiri yang merupakan materi dasar cairan pelapis kertas untuk menjaga tidak tidak menyebar.
9. Kantong Semar
Merupakan salah satu tumbuhan unik di Indonesia. Setengah dari spesies Kantong Semar yang diketahui terdapat di Indonesia dan merupakan tumbuhan endemik yang hanya sanggup Anda jumpai di Indonesia. Sayangnya, perhatian terhadap jenis tumbuhan ini begitu minim hingga 4 di antaranya termasuk dalam status kritis serta 4 lainnya terancam punah. Ini dikarenakan perburuan tumbuhan ini terus terjadi bahkan hingga ketika ini.
8. Bunga Bangkai
Tanaman yang merupakan jenis tumbuhan orisinil Indonesia ini termasuk dalam daftar tumbuhan langka dan terancam punah. Keunikannya dalam bentuk, ukuran, dan anyir tidak lantas menciptakan tumbuhan ini berada dalam dukungan yang baik. Penebangan hutan secara liar menghilangkan habitat aslinya dan jumlah inang daerah tumbuhnya menjadi lebih sedikit.
7. Cendana
Pohon Cendana masuk dalam daftar tumbuhan langka akhir ulah insan yang serakah. Perburuan liar, pencurian, penebangan hutan liar, hingga penyelundupan menjadikan populasinya terus menurun hingga terancam punah. Pohon Cendana masuk dalam daftar tumbuhan langka akhir ulah insan yang serakah. Perburuan liar, pencurian, penebangan hutan liar, hingga penyelundupan menjadikan populasinya terus menurun hingga terancam punah.
6. Daun Payung
Memiliki nama latin Johannesteijsmannia altifrons atau yang lebih dikenal dengan sebutan Daun Sang, merupakan sejenis palem dengan daun yang lebar dan relatif kuat. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai atap rumah. Sayangnya, keberadaan tumbuhan ini terus menyusut akhir deforestasi hutan, kebakaran hutan, dan pembukaan hutan yang dijadikan lahan perkebunan dan perumahan. Masuknya sinar matahari yang relatif banyak menciptakan tumbuhan ini mati.
5. Tengkawang
Tengkawan (Shorea app.) merupakan nama buah dan pohon genus Shorea yang buahnya banyak dimanfaatkan sebagai penghasil minyak nabati. Keberadaannya sebagian besar berada di Kalimantan dan menjadi maskot Provinsi Kalimantan Barat. Sayangnya, masa reproduksinya terhitung lambat. Pohon Tengkawang hanya berbuah sekali dalam 7 tahun sehingga orang jarang mau membudidayakan tumbuhan ini. Pada kesannya keberadaan tumbuhan ini semakin langka dan termasuk dalam daftar tumbuhan yang hampir punah.
4. Gibraltar Campion (Silene tomentosa)
Merupakan jenis bunga anggun dan termasuk dalam daftar tumbuhan langka dan terancam punah. Ukurannya kecil dan terdapat belahan yang seolah membentuk hati setiap kelopaknya. Habitatnya berada di tebing-tebing tinggi di Gibraltar. Pada tahun 1992 tumbuhan ini sempat diklaim sudah punah namun dua tahun lalu seorang pendaki tebing menemukan spesimen tunggal yang lalu benihnya disebarkan di bank benih milenium.
3. Pohon Franklin (Franklinia alatamaha)
Masih termasuk serpihan dari keluarga teh, tumbuhan ini dinyatakan sebagai tumbuhan langka. Pohon ini merupakan tumbuhan orisinil Georgia dan sempat dinyatakan punah semenjak masa ke 19. Bila kini masih ada, itu sudah merupakan hasil pengembangan dan perawatan, bukan lagi Pohon Franklin asli. Tanaman ini mempunyai bunga beraroma serta daun yang berwarna merah cerah ketika demam isu gugur.
2. Koki’o (Kokai cookei)
Merupakan tumbuhan endemik Hawaii yang termasuk dalam daftar tumbuhan langka dan sempat dikabarkan punah semenjak tahun 1950. Sekitar tahun 1970-an, dikabarkan spesies ini masih ada namun sempat mengalami bencana kebakaran di tahun 1978. Beruntungnya, benih spesies ini masih ada yang sanggup diselamatkan dan penanaman serta perawatannya disebar ke 23 negara berbeda.
1. Middlemist Merah (Middlemist kamelia)