BREAKING NEWS

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya

Sunday, January 17, 2016

Pembentukan Bintang & Planet Dalam Pandangan Teleskop Radio

Satu hal yang mustahil kita lakukan adalah, kembali ke masa kemudian dan melacak bagaimana Matahari dan seluruh planet terbentuk. Cara terbaik untuk mempelajari pembentukan bintang dan planet yaitu dengan melihat ke sistem keplanetan lainnya.

Hal ini dilakukan oleh tim astronom yang mempelajari sistem bintang muda untuk mempelajari bagaimana sistem multi bintang dapat terbentuk. tak hanya itu. Dengan mempelajari bintang-bintang muda, para astronom juga dapat mempelajari bagaimana piringan gas dan abu di sekeliling bintang dapat terbentuk. Piringan inilah yang menjadi waduk bahan untuk pembentukan planet.

Ilustrasi sistem multi bintang yang sedang terbentuk. kredit: ill Saxton, NRAO/AUI/NSF.

Pengamatan dilakukan dengan teleskop radio Very Large Array (VLA) pada hampir 100 bintang muda sebagai penggalan dari agenda survei VLA Nascent Disk and Multiplicity (VANDAM). Para astronom mengamati protobintang di Awan Molekular Perseus yang jaraknya 750 tahun cahaya selama 264 jam dari tahun 2013-2015.

Awan Molekular Perseus merupakan awan gas dan abu raksasa yang menjadi palung kelahiran bintang. Awan ini sangat besar dan mempunyai bahan yang cukup untuk membentuk 10000 bintang baru. Sebuah laboratorium raksasa untuk mempelajari evolusi bintang dan planet.

Hasil pengamatan tersebut kemudian dipakai oleh para peneliti untuk mempelajari bintang – bintang muda yang gres lahir di awan molekular perseus itu.

Pembentukan Bintang

Tim pertama yang dipimpin John Tobin dari Observatorium Leiden, Belanda mempelajari bintang-bintang muda ini dan menyimpulkan ada 2 prosedur pembentukan sistem multi bintang. Dan bintang-bintang muda ini juga dapat dikelompokan dalam 2 kategori menurut jarak antar bintang di dalam sistem.

Untuk sistem yang dekat, bintang-bintangnya terpisah sekitar 75 kali jarak Bumi – matahari atau 75 AU. Kelompok lainnya yang lebih jauh, jarak antar bintang di dalam sistemnya dapat mencapai 3000 AU atau 3000 kali jarak Bumi – Matahari. Hal lain yang mereka temukan, lebih dari setengah bintang muda bukanlah bintang tunggal. Dengan kata lain, pembentukan bintang cenderung untuk menghasilkan sistem multi bintang dan bukan bintang tunggal.



Bagaimana proses pembentukan sistem multi bintang? Ada beberapa teori yang sudah diajukan. Dan pengamatan pada bintang-bintang muda ini memberi indiksi kalau jarak antar bintang dapat memberi petunjuk teori mana yang berlaku umum dalam pembentukan sistem multi bintang.

Bintang terbentuk dalam awan gas dan abu raksasa yang mengalami keruntuhan gravitasi. Bintang mulai terbentuk di pusat sedangkan bahan yang tersisa membentuk piringan yang berotasi di sekeliling bintang muda tersebut. Setelah massa yang dikumpulkan oleh bintang muda yang gres terbentuk mempunyai temperatur dan tekanan yang cukup di pusat, maka reaksi termonuklir pun dimulai. Sementara piringan yang terbentuk di sekeliling bintang menjadi waduk bahan bagi planet yang akan terbentuk.

Itu pembentukan bintang secara umum. Nah, sistem multi bintang yang jarak antar bintangnya sangat jauh, mereka terbentuk dari turbulensi pecahan awan yang lebih besar. Sementara sistem yang lebih bersahabat jarak bintang-bintangnya, terbentuk dari pecahan di dalam piringan bahan yang mengorbit protobintang pertama.

Penemuan lainnya dari tim ini, sistem yang lebih bau tanah ternyata hanya mempunyai sedikit sistem multi bintang denga jarak antar bintang yang sangat jauh, jikalau dibanding dengan kelompok protobintang muda. Diperkirakan, sistem dengan bintang yang jaraknya sangat berjauhan tidak benar-benar terikat secara gravitasi sehingga akan dengan gampang bagi bintang-bintangnya melepaskan diri dan jadi bintang tunggal.

Pembentukan Planet

Tim lainnya, dipimpin oleh Dominique Segura-Cox dari Universitas Illinois. Dalam penelitian ini, mereka menemukan kalau piringan abu di sekeliling protobintang ukurannya lebih besar dari yang diprediksi oleh model teoretis. Kehadiran piringan ini terang sangat penting bagi pembentukan planet atau bahkan dapat untuk pembentukan pasangan bintang lainnya.


Piringan bahan yang dilihat pada bintang-bintang muda di Awan molekular Perseus dengan teleskop radio VLA. kredit: Segura-Cox, et al., NRAO/AUI/NSF.

Ketika protobintang terbentuk di pusat awan atau ketika bahan mengalami keruntuhan dan membentuk bintang muda. Saat bahan runtuh dan ditarik ke bintang, medan magnetik juga ikut serta. Akibatnya medan magnetik jadi semakin berpengaruh ketika terkonsentrasi di bersahabat bintang. Tapi ketika medan magnetik sejajar dengan sumbu rotasi bintang, maka rotasi piringan dapat diperlambat dan ukuran piringan juga dapat dibatasi. Secara teoretis, pemodelan ini disebut pengereman magnetik. Ketika pengereman magnetik terjadi, piringan gas dan abu akan dibatasi hingga radius 10 kali jarak Bumi – Matahari. Atau hingga di area Saturnus.

Yang ditemukan oleh Dmonique dan timnya jauh lebih besar dari pemodelan. Piringan di bintang muda tersebut berukuran 15 – 30 kali jarak Bumi – Matahari. Bahkan diduga piringan abu di sekitar bintang muda ada yang lebih besar lagi. Hal ini disebabkan oleh medan magnetik dan sumbu rotasi yang tidak sejajar pada sebagian sistem bintang. Akibatnya, imbas pengereman magnetik jadi berkurang.

Pengamatan piringan abu pada bintang muda juga mengatakan keberadaan seluruh lemen yang diharapkan untuk pembentukan planet sudah ada semenjak awal kehidupan bintang. Dan partikel berukuran kecil (beberapa sentimeter) juga sudah ada pada piringan yang usianya juga masih sangat muda. Implikasinya apa? Pembentukan obyek atau planet padat dapat terjadi dengan cepat. Dan ini juga memberi implikasi pada pembentukan planet gas raksasa yang harus terjadi dengan cepat sebelum bahan di piringan menghilang.

Sosok Arwah Korban Kecelakaan Ini Muncul Ketika Seorang Laki-Laki Merekam Lokasi Kecelakaan



Banyak orang percaya, bahwa ketika orang meninggal, entah alasannya yaitu penyakit atau korban kecelakaan, arwahnya bakal kembali ke alam baka, tapi banyak juga yang berceloteh bila mati dalam kondisi tidak masuk akal (bunuh diri, korban kecelakaan dsb) ujung-ujungnya akan menjadi arwah penasaran?

Beragam pandangan ihwal arwah memang selalu menghiasi masa kecil kita hingga sekarang, walaupun hingga kini belum ada yang dapat menerangkan kebenarannya.
Foto mengerikan netizen Filipina

Tapi baru-baru ini ada dongeng yang cukup menciptakan bulu kuduk kita merinding, dilaporkan seorang laki-laki tanpa sengaja merekam sosok arwah reporter yang menjadi korban kecelakaan di North Olympus Subdivision, Quezon City, Filipina.

Seorang laki-laki yang tidak diketahui namanya ini awalnya hanya iseng merekam kejadian kecelakaan, tapi sesudah beberapa kali mengambil foto di lokasi kejadian, betapa kagetnya ia dikala melihat hasilnya, muncul sosok seorang laki-laki yang sama persis tengah bangun menghadap korban kecelakaan tersebut. Sontak laki-laki yang sebelumnya mempunyai salinan foto tersebut mengunggahnya kedunia maya.

Alhasil foto tersebut menjadikan bermacam-macam tanggapan, meski banyak yang menganggap foto yang diambil laki-laki tersebut hoax, tapi banyak pula netizen yang percaya bahwa foto tersebut asli, berikut foto-fotonya menyerupai dikutip dari keepo.me.

Foto korban kecelakaannya

Sosok absurd yang diduga arwah dari korban kecelakaan tersebut

Berikut videonya


Hingga kini kebenaran foto ini masih dipertanyakan, meski menjadikan pro kontra di jagat maya, tapi foto diatas cukup menciptakan bulu kudukmu bergidik merinding!

Sumber:

Musa Ingens - Pohon Pisang Terbesar Di Dunia Orisinil Papua

Kita semua tentu telah mengenal pisang, baik buah maupun pohonnya. Ya pohon pisang sanggup dikatakan menjadi ciri khas wilayah-wilayah tropis.

Ada banyak sekali jenis pisang yang kita kenal, dari pisang ambon sampai pisang gendruwo. Tapi apakah Anda pernah mendengar ihwal Musa Ingens, yang yaitu jenis pisang raksasa?




Musa Ingens yaitu spesies pisang langka yang sanggup mencapai ukuran mengejutkan. Musa Ingens, yaitu pohon pisang terbesar di dunia yang tumbuh di hutan Papua Nugini dan Indonesia. Ini yaitu spesies pisang tertinggi dan flora herba terbesar di dunia.

Ukuran pisang Musa Ingens sangat mengesankan. Pohon pisang ini sanggup tumbuh sampai setinggi 15 meter; lingkar pangkal (bawah) batang semunya sanggup mencapai 2 m. Sementara itu daun sanggup mencapai panjang 5 meter dan lebar 1 meter. Itu benar-benar tak terduga.



Jika berbuah, setandan pisang ini bobotnya sanggup mencapai 60 kilogram dengan panjang perbuah 18 cm dan diameter 3-4cm. Biji-bijinya berdiameter rata-rata 4-10 mm, dan buahnya tidak layak dimakan menyerupai lazimnya pisang. Bunga pisang atau biasa disebut jantung pisang jenis ini, menggantung sangat besar. Bunga bakal pisang sanggup sepanjang 10 cm. Jantung pisang sanggup berjumlah 20 sisir, masing-masing 16-25 bunga. Tidak heran begitu banyak orang yang terpesona dengan flora pisang ini.









Sangat sulit menemukan benih pisang jenis ini. Kalaupun ada ditemukan, pengembangbiakannya sangat sulit alasannya yaitu biji untuk tumbuh menjadi cambah saja memakan waktu satu tahun atau lebih.

Habitat Musa Ingens yaitu hutan tropis dataran tinggi sekitar 1350-1800 meter di atas permukaan laut. Mereka mengikuti keadaan untuk tumbuh di iklim dingin. Fitur Musa Ingens ini sepenuhnya dijelaskan oleh NW Simmonds tahun 1960 sementara Jeff Daniells mempopulerkan flora ini sehabis kunjungan studinya ke Papua Nugini pada tahun 1989.


Sumber:

Saturday, January 16, 2016

Amaterasu, Adik Susanoo Dan Tsukuyomi, Putri Izanami Dan Izanagi

Kisah legenda Amaterasu berasal dari kala Kojiki dan Nihon Shoki, catatan ini dianggap tertua dalam sejarah Jepang. Dalam mitologi Jepang, Amaterasu yakni adik dari Susanoo dan Tsukuyomi. Ketiganya lahir dari Izanagi ketika beliau memurnikan dirinya sehabis memasuki Yomi (dunia bawah) yang gagal menyelamatkan Izanami. Pada waktu itu, Amaterasu lahir ketika Izanagi mencuci mata kirinya, Tsukuyomi lahir ketika beliau mencuci mata kanan, dan Susanoo lahir ketika beliau mencuci hidung.


Bangsawan Jepang mengaku sebagai keturunan dari Dewi Amaterasu, dongeng yang terjadi didalam gua, dimana beliau mengambil pedang Susanoo, memecahkannya menjadi tiga bagian, memakannya dan kemudian meludahkannya sehingga keluar menjadi tiga sosok Dewa perempuan. Kemudian Susanoo mengambil 500 aksesori kalung dari adiknya, memakannya dan meludahkannya sehingga keluar sebagai kabut yang membentuk lima Dewa laki-laki. Jadi, delapan yang kuasa ini telah diyakini sebagai nenek moyang aristokrat Jepang.


Dalam kisah-kisah seni Jepang, Dewi Bulan paling sering digambarkan sebagai makhluk baik hati, sering duduk membelakangi saudara lainnya, beliau disebut Tsukiyomi-no-Mikoto. Ayam jantan sangat berafiliasi alasannya yakni menandakan matahari terbit, begitu pula gagak (Yata garasu) yang diyakini sebagai utusan sang Dewi. Kuil Shinto di Jepang merupakan kuil besar (Ise Jingu) yang paling penting, kuil ini didedikasikan untuk Amaterasu dan para dewi yang diwakili salah satu simbol, yaitu sebuah cermin segi delapan (Yata kayami).


Legenda Amaterasu, Putri Izanami dan Izanagi


Amaterasu Omikami (Dewa Agung yang menerangi langit), yakni Dewi Matahari, salah satu Dewa yang paling penting dalam agama Shinto dan penguasa Takama-no-Hara, nama lain dari Kami ataupun Roh. Amaterasu juga dikenal sebagai Oho-hir-me-no-muchi atau Amaterasu-oho-hiru-me, dialah putri dari Izanami dan Izanagi yang mengangkat putri mereka menjadi penguasa langit.


Dikisahkan, Izanagi melarikan diri ketika hendak berkunjung ke neraka. Dia harus melaksanakan ritual pencucian di sungai Woto, kemudian dari mata kirinya keluar (lahir) Amaterasu. Amaterasu abang dari Susanoo atau Susa-no-wo (Dewa Badai), Amaterasu terus bertengkar dengan saudaranya yang bandel dan masih muda, sampai kesannya diasingkan dari surga.


Dalam mitos yang dikenal dalam budaya Jepang, Dewi Amaterasu berada didalam gua sehabis bertengkar dengan Susanoo. Pada waktu itu dirinya dikejutkan dengan kuda yang telah dikuliti, ketika Dewi menenun di istana.




Ketika Susanoo meninggalkan Surga atas perintah Izanagi, beliau pergi menemui adiknya untuk mengucapkan selamat tinggal. Amaterasu curiga, tapi Susanoo mengusulkan tantangan dan beliau menerimanya. Mereka mengambil sebuah senjata dan perhiasan, disebutkan Amaterasu membuat tiga perempuan dari Totsuka-no-Tsurugi milik Susanoo. Sementara Susanoo membuat lima orang laki-laki dari kalung Amaterasu. Amaterasu mengklaim semua yang tercipta itu miliknya alasannya yakni mereka lahir/tercipta dari kalung, beliau memutuskan bahwa dirinya telah memenangkan tantangan. Susanoo gelisah, dalam kemarahannya telah menghancurkan sawah adiknya, melemparkan kuda poni yang dikuliti, dan membunuh salah satu petugasnya. Amaterasu murka dan sedih, beliau bersembunyi di dalam Ama-no-Iwato (Gua kerikil surgawi) sehingga matahari tidak tampak dalam jangka waktu yang panjang. Konsekwensi pengasingan Dewi Amaterasu, dikala itu dunia berada dalam kegelapan total dan roh-roh jahat berkeliaran membuat kerusuhan diatas bumi.

Para Dewa mencoba segala macam cara untuk membujuk Amaterasu yang kesal mengurung diri dalam gua. Atas saran Omohi-Kane, kemudian ayam dan gagak diletakkan diluar gua dengan impian kokok ayam akan membuat Dewi berpikir bahwa fajar telah menyingsing. Para Dewa juga menempatkan pohon Sakaki berukuran besar (Cleyera Japonica) diluar gua yang dihiasi dengan permata berkilau (Magatama), dilengkapi pakaian putih halus dan cermin di tengahnya. Selain itu, Dewi Amenouzume (Ama-no-Uzeme) menari tarian liar diiringi tawa bangga para Dewa lain, sehingga kesannya membuat rasa keingintahuan Amaterasu untuk membuka pintu gua.


Pintu gua yang tertutup rapat kesannya terbuka sedikit untuk melihat apa yang sedang terjadi diluar gua. Ketika pandangan sang Dewi terganggu akhir refleksi cahaya cermin, Dewa Ame-no-tajikara-wo menarik sang Dewi keluar dari gua. Tuto-Tamu kemudian menahan Dewi dibalik tiang anyaman jerami, dan dengan tegas menyatakan bahwa Dewi tidak lagi menyembunyikan dirinya dan dunia sanggup disinari cahaya matahari.

Susanoo dieksekusi dengan cara diusir dari Surga, beliau turun ke provinsi Izumo dimana dirinya bertemu pasangan bau tanah yang menyampaikan bahwa tujuh dari delapan anak perempuan mereka telah dimakan oleh naga berkepala delapan dan berekor delapan. Legenda menyebutkan, naga ini disebut Yamata-no-Orochi, dimana Kushinada-hime akan menjadi mangsa kedelapan. Tetapi Susanoo berhasil membunuhnya sebelum Kushinada-hime dimangsa naga, beliau menarik pedang dan mencincangnya kecil-kecil. Ketika beliau memotong bab ekor, tepi pedangnya sedikit berlekuk alasannya yakni didalam terdapat pedang, pedang ini kemudian disebut Kusa-nagi-no-Tsurugi.


Penguasa Bumi Keturunan Amaterasu


Dalam legenda Amaterasu, anak sang Dewi yakni Ama-no-Oshiho-mimi, beliau diangkat oleh ibunya untuk memerintah kerajaan langit. Tetapi ketika beliau bangun di Ama-no-Hashidate (sebuah jembatan yang menghubungkan langit ke bumi) dan melihat banyaknya keributan diantara para Dewa Duniawi, beliau merasa lebih kesal dan menolak jabatan itu. Amaterasu kemudian meminta hikmah Taka-mi-Musubi sehingga memaksa Dewan para Dewa diadakan untuk memutuskan pilihan. Keputusan dewan menyatakan untuk mengirim Ama-no-Hoki turun ke bumi dan menilai situasi.


Setelah tiga tahun, belum ada kabar dari Ama-no-Hoki dan keputusan Dewan kedua kesannya dilaksakan. Kali ini para yang kuasa mengirim Ame-waka-Hiko yang dipersenjatai dengan busur dan anak panah. Dia juga terbukti kurang sanggup diandalkan sebagai utusan alasannya yakni lupa dengan misinya akhir cinta, yang pada kesannya menikah dengan Shita-teru-hime, putri Oho-kuni-Nushi.


Delapan tahun berlalu tanpa berita, para Dewa kesannya mengirim utusan baru, Na-naki-me untuk menemukan Ame-waka-Hiko. Ketika Ame-waka-Hiko melihat target berupa seekor burung, dianggapnya sebagai membuktikan jelek dan memanahnya dengan salah satu anak panah. Ame-waka-Hiko memakai panah Dewa dan target pun ikut terbawa pribadi ke langit, mendarat di kaki Taka-mi-Musubi. Dewa segera melemparkan panah kembali ke bumi, tetapi kali ini anak panah itu mendarat di dada Ame-waka-Hiko dan membunuhnya.


Peristiwa ini menyebabkan Dewan memanggil sepertiga Dewa dan memutuskan untuk mengirim Take-mika-zuchi (Dewa Guntur) dan Futsu-Nushi (Dewa Api). Mereka dipersenjatai dengan pedang untuk bernegosiasi dengan Oho-kuni-Nushi (Penguasa Duniawi) dan membujuknya dengan bijaksana untuk mengakui kedaulatan Amaterasu atas bumi serta langit. Oho-kuni-Nushi enggan untuk menyerahkan kekuasaannya tetapi tanpa keributan, beliau berkonsultasi dengan kedua putranya.


Putra tertua Koto-shiro-Nushi menasihati ayahnya untuk mengambil jalan damai, tetapi anaknya yang lebih muda (Take-Minakata) menyarankan perlawanan. Tetapi keputusan untuk melawan bukan pilihan bijaksana, mereka harus melawan Take-mika-zuchi, kekuatan mereka tidak sebanding dengan Dewa Guntur. Oho-kuni-Nushi kesannya menyerahkan kedaulatan sepenuhnya kepada Dewi Amaterasu, dan beliau memerintah dunia bawah sebagai gantinya.


Kali ini, sekali lagi Amaterasu meminta anaknya Ama-no-Oshiho-mimi untuk memerintah bumi. Dan untuk kedua kalinya beliau menolak, kemudian menyarankan supaya posisi itu diberikan kepada anaknya, Ningi-no-Mikoto. Amaterasu oke dan memberi Ningi-no-Mikoto tiga hadiah untuk membantunya dalam perjalanan, tiga hadiah itu antara lain:

Yasakani, sebuah permata atau mutiara, sumber pertengkaran antara Amaterasu dan Susanoo
Yata, cermin dari kisahnya berada di gua
Kusanagi, pedang Susanoo yang diambil dari ekor ular rakasa.

Semua ini telah menjadi tiga lambang kekuasaan Ningi-no-Mikoto (Sanshu no jingi), menjadi regalia kekaisaran dan keturunannya, tak lain yakni Kaisar Jepang. Kaisar pertama, Jimmu (660-585 SM) mendirikan negara Jepang ditahun 660 SM, disebutkan bahwa dirinya yakni keturunan pribadi dari Amaterasu. Berdasarkan keyakinan ini, keturunannya juga mengakui diri mereka yakni keturunan Dewa dan sanggup melaksanakan kewenangan mutlak.

Sumber:

Lampu Kamar Jangan Bikin Silau Jikalau Tak Ingin Kualitas Tidur Dikorbankan


Foto: thinkstock

Agar anaknya sanggup terlelap, sejumlah orang bau tanah membelikan lampu warna-warni yang sanggup berputar untuk sang buah hati.

Ketika dinyalakan, lampu ini akan memantulkan bayangan berbentuk binatang atau bintang dan benda langit lainnya ke dinding sebagai teman tidur si anak.

Padahal untuk tidur, cocoknya hanya memakai lampu tidur yang pancaran cahayanya tidak begitu terang. "Kalau kelap-kelip bekerjsama malah merangsang untuk bangkit ya. Sebaiknya kalau memang terbiasa tidur pakai lampu, pakai lampu redup saja," tandas dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT dari RS Medistra.

Upaya ini, dijelaskan dr Rima, bertujuan untuk membantu jam biologis semoga sanggup mengenali waktu istirahatnya, termasuk melancarkan pelepasan hormon tidur atau melatonin yang hanya sanggup bekerja secara maksimal bila paparan cahayanya minim atau gelap sekalian.

Opini berbeda pun dikemukakan dr Andreas Prasadja, RPSGT dari RS Mitra Kemayoran. Baginya lampu kelap-kelip bukanlah perkara besar untuk tidur.

"Kalau memang terbiasa kelap-kelip, ya nggak apa-apa asal redup," timpal dr Ade

Di sisi lain ia mengatakan, tidur dalam kondisi terang benderang pun tak ada ruginya. "Kalau ia tidurnya lebih nyenyak dikala tidur dengan lampu nyala dan bangkit dengan fresh sih ya nggak masalah," tegasnya.

Khusus untuk mereka yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia, dr Rima memberi resep semoga mereka tidur dalam keadaan kamar gelap. Lagi-lagi ini terkait dengan siklus hormonal badan yang mengatur teladan tidur seseorang.

Tak hanya lampu, tidur di depan TV pun ditengarai akan mengurangi kualitas tidur. "Bagi orang yang kesulitan tidur (insomnia) jangan hingga ketiduran depan TV. Nanti begitu tidur, terbangun gara-gara TV nggak sanggup tidur lagi," urai dr Rima.

Selain bising, cahaya yang menyilaukan dari pesawat TV juga sanggup merusak ketenangan tidur. Untuk itu dr Rima mengatakan, ruang tidur idealnya steril dari TV maupun benda-benda rekreatif lainnya, menyerupai gadget.

"Karena kamar tidur fungsinya untuk relaksasi tubuh, ya buat tidur aja," lanjutnya.

Selain soal kenyamanan, paparan cahaya di malam hari, baik dari lampu kamar atau gadget, diketahui sanggup menghambat pelepasan hormon melatonin sehingga sel-sel kanker payudara menjadi makin kuat, bahkan kebal terhadap salah satu pengobatan yang biasa dipakai pasien kanker payudara, Tamoxifen.

"Tingkat melatonin tinggi di malam hari menciptakan sel-sel kanker payudara 'tidur' dengan mematikan prosedur pertumbuhan utama mereka. Namun ketika lampu menyala dan jumlah melatonin menurun, sel-sel kanker payudara 'bangun' dan tidak terpengaruh oleh Tamoxifen," ujar peneliti David Blask dari Tulane University, AS.

Studi lain yang dilakukan Institute of Cancer Research, London terhadap 113.000 orang mengambarkan wanita cenderung akan mempunyai lingkar pinggang yang lebih besar kalau tidur dengan lampu terang-benderang sepanjang malam.

Sumber:

Menelusuri Jejak Saudara Kembar Eta Carinae

Eta Carinae atau Eta Argus yaitu sistem bintang yang sangat masif dan terang! Eta Carinae berada jauhhhh dari Bumi. Jaraknya 7500 tahun cahaya di selatan rasi Carina. Sistem bintang ini sangat terang. Mengalahkan Matahari dengan kecerlangan 5 juta kali lebih terang!

Eta Carinae. Kredit: NASA, ESA, & tim Hubble SM4 ERO

Sistem ini merupakan sistem bintang berdua yang saling mengorbit setiap 5,5 tahun. Bintang paling masif dalam sistem Eta Carinae mempunyai massa 90 massa Matahari sedang bintang yang lebih kecil massanya hanya 30 kali massa Matahari!

Sistem Eta Carinae sangat populer dengan ledakan yang terjadi pada tahun 1840. Pada ketika itu Eta Carina melepaskan bahan setidaknya 10 kali massa Matahari ke angkasa. Kejadian ini sekaligus memperluas tabir gas dan abu yang melingkupi Eta Carinae. Dan Eta Carinae pun menjadi obyek satu-satunya di Bima Sakti.

Sebagai satu-satunya yang ada di Bima Sakti dan dapat terhitung yang paling bersahabat dengan Bumi dalam jarak 10000 tahun cahaya. Eta Carinae menjadi laboratorium bagi penelitian bintang massa besar. Tak hanya itu, di laboratorium yang sangat jauh inilah para astronom mencari tahu mengapa erupsi menyerupai di Eta Carinae dapat terjadi dan apa hubungannya dengan evolusi bintang masif.

Untuk dapat mencapai satu kesimpulan, diharapkan perbandingan. Tapi, tidak ada yang menyerupai dengan Eta Carinae di Bima Sakti. Tidak hingga teleskop Hubble dan Spitzer berhasil menemukan 5 obyek lain yang punya kemiripan dengan Eta Carinae. Tapi kelima obyek ini bukan di Bima Sakti. Mereka ada di galaksi lain.

Mencari Jarum di antara Jerami

Tidak gampang untuk menemukan bintang yang sangat masif. Biasanya bintang menyerupai ini sangat jarang. Akan tetapi, kehadiran bintang menyerupai ini mempunyai efek yang sangat besar bagi evolusi galaksi dimana mereka berada. Baik besar lengan berkuasa dalam hal senyawa kimia di galaksi maupun pada evolusi fisik galaksi itu sendiri. Bintang tipe ini menghasilkan dan sekaligus membuatkan sejumlah besar elemen kimia yang penting bagi kehidupan. Cara bintang ini mengakhiri hidupnya lewat ledakan supernova menjadikannya salah satu sumber bahan bintang baru.

Dan.. mencari serta menemukan bintang langka sesaat sehabis terjadi ledakan besar bukan perkara mudah. Mirip mencari jarum di antara tumpukan jerami. Padahal para astronom tahu di alam semesta bintang menyerupai Eta Carinae masih ada.

Inilah yang dilakukan oleh Rubab Khan, dari NASA Goddard Space Flight Center, Greenbelt, Maryland bersama timnya yang terdiri dari Krzysztof Stanek, Scott Adams dan Christopher Kochanek dari Ohio State University di Columbus, serta George Sonneborn dari NASA Goddard. Mereka mengembangkan sidik jari optik dan inframerah untuk dapat mengindikasi kehadiran saudara kembar Eta Carinae atau Saudara kembar Eta.

Debu terbentuk di dalam gas yang dilontarkan bintang masif. Debu yang terlontar ini menimbulkan terjadinya peredupan cahaya bintang pada panjang gelombang ultraviolet dan cahaya tampak. Tapi abu menyerap dan memancarkan kembali energi yang ia terima sebagai panas pada panjang gelombang infrared-menengah.

Pengamatan dilakukan dengan Teleskop Hubble dan Spitzer. Teleskop Spitzer dipakai untuk melihat terjadinya peningkatan kecerlangan. Hasilnya dibandingkan dengan peredupan pada foto yang diambil teleskop Hubble. Dengan cara ini para astronom dapat membandingkan jumlah abu yang ada di obyek yang diamati dan lalu dibandingkan dengan Eta Carinae.

Dua kandidat saudara kembar Eta Carinae di galaksi spiral M83. Kredit: NASA, ESA, tim Hubble Heritage (STScI/AURA) & R. Khan (GSFC and ORAU)

Hasil pengamatan dari tahun 2012 – 2014 pada tujuh galaksi tidak menawarkan kehadiran saudara kembar Eta Carinae. Tapi dalam survei tahun 2015, tim ini menemukan 2 kandidat kembaran Eta Carinae di galaksi M83 yang berada 15 juta tahun cahaya. Tiga kandidat lainnya juga ditemukan masing-masing di galaksi NGC 6946, M101 dan M51 yang berada dalam rentang jarak 18 dan 26 tahun cahaya.

Sumber: langitselatan.com 

Friday, January 15, 2016

Bersendawa Ala Lubang Hitam

Lubang hitam pun bisa bersendawa. Mungkin ada yang lupa mengajari moral meja makan pada lubang hitam tersebut. tapi bukannya ditegur, sendawa ala lubang hitam jadi bukti penting bagi para astronom.

Ceritanya, teleskop Sinar-X Chandra milik NASA yang berada di luar angkasa berhasil menemukan bukti ledakan yang sangat dasyat yang terjadi di lubang hitam raksasa. Kejadiannya sedang berlangsung di lubang hitam supermasif yang cukup bersahabat dengan Bumi. Si lubang hitam supermasif ini berada di sentra galaksi kecil berjulukan NGC 5195. Galaksi kecil NGC 5195 ini sedang dalam proses bergabung dengan galaksi spiral NGC 5194 atau Galaksi Pusaran atau Galaksi Whirlpool, yang lebih besar. Kedua galaksi tersebut berada dalam sistem galaksi Messier 51 dan berada 26 juta tahun cahaya dari Bumi. Jauh dalam pandangan insan tapi bersahabat jikalau kita ukur dari skala alam semesta

Dua busur cahaya yang dilihat di NGC 5195 yang mengindikasikan ledakan dasyat di lubang hitam. Kredit: X-ray: NASA/CXC/Univ of Texas/E.Schlegel et al; Optical: NASA/STScI

Lubang hitam, bukanlah lubang di angkasa tapi sebuah benda yang mempunyai gravitasi yang sangat berpengaruh sehingga cahaya pun tidak bisa lepas dari benda ini. Akibatnya tidak ada cahaya yang dipancarkan dari benda yang tampak gelap di angkasa dan hanya bisa diketahui keberadaannya, dari aktivitasnya yang menarik bahan di sekelilingnya. Akibatnya, lubang hitam juga kita kenal sebagai pelahap yang rakus yang melahap bintang dan gas yang ada di dekatnya.

Rupa-rupanya, sehabis makan lubang hitam juga bersendawa. Ini diketahui dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh Eric Schlegel dari University of Texas di San Antonio.

Yang menarik, sikap lubang hitam yang bersendawa bukan suatu hal yang janggal melainkan cukup sering terjadi ketika alam semesta masih sangat muda. Dan sikap ini juga penting untuk perjalanan evolusi galaksi. Adalah hal yang umum bagi lubang hitam besat untuk membuang gasnya ke luar. Tapi, sangat langka untuk bisa melihat insiden ini dari dekat.

Tak Hanya Menghisap Tapi Juga Memuntahkan Materi

Pengamatan teleskop Chandra, mengatakan dua busur pancaran sinar X yang berada bersahabat dengan sentra NGC 5195. Busur tersebut diduga merupakan fosil atau peninggalan ledakan yang luar biasa dasyat dari lubang hitam yang memuntahkan bahan kembali ke galaksi. Apa yang terjadi terang mempunyai imbas yang besar pada galaksi tersebut.

Dalam pengamatan Chandra, di luar busur sinar-X, para pengamat juga mendeteksi wilayah emisi gas hidrogen yang cukup dingin. Artinya, sinar X yang dipancarkan dari lubang hitam itu jadi penyapu gas yang hambar dari sentra galaksi. Inilah yang menjadi tanda kalau lubang hitam supermasif menghipnotis galaksi yang ia huni lewat fenomena umpan balik. Atau lebih tepatnya lewat fenomena sendawa bahan kembali ke galaksi.

Busur sinar X yang dilihat pada NGC 5195 dikelilingi oleh gas dan di bab terluar busur, ada area yang juga sudah dibersihkan. Kondisi ini mengindikasikan bahan yang ada di area tersebut sudah cukup untuk memicu kelahiran bintang baru.

Umpan balik atau insiden dimana lubang hitam bersendawa dan memuntahkan kembali materinya dalam sebuah ledakan dasyat merupakan cara untuk menjaga biar galaksi tidak bertumbuh terlalu besar. Di ketika yang sama, insiden tersebut juga menjadi pemicu pembentukan bintang baru.

Kejadian ini membuktikan kalau lubang hitam tidak hanya menjadi perusak tapi juga bisa membentuk sesuatu yang gres di galaksi yang ia huni.

Ledakan di NGC 5195

Para astronom menerka kalau ledakan yang terjadi pada lubang hitam supermasif NGC 5195 dipicu oleh interaksi antara dua galaksi. dalam hal ini galaksi yang lebih kecil dan pasangan galaksi spiralnya yang lebih besar. Interaksi menjadikan terjadinya pemikiran gas menuju lubang hitam. Energi yang dihasilkan dari bahan yang mengalir inilah yang menjadikan terjadinya ledakan. Diperkirakan, waktu yang diharapkan biar busur bab dalam yang diamati bisa mencapai posisinya ketika ini yaitu 1 – 3 juta tahun dan 3-6 juta tahun untuk busur terluar.

Hal lain yang penting dari pengamatan ini yaitu lokasi dari kedua busur tersebut. Mereka berada di luar area dimana terdapat arus berpengaruh atau angin yang sebelumnya dideteksi pada lubang hitam supermasif aktif di galaksi lain. Tapi keberadaan busur ini juga masih di dalam rongga dan filamen gas panas yang lebih besar, yang juga dideteksi keberadaannya di galaksi masif lainnya.

Dengan kata lain, teleskop Chandra gres saja menyajikan pemandangan langka dari tahap menengah proses umpan balik yang sedang terjadi antara gas antar bintang dan lubang hitam! Menarik bukan?



Sumber:
 
Copyright © 2014 All about wedding

Powered by Themes24x7